Disebut Kerja Proyek, Begini Tanggapan Anggota Dewan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Sebanyak 5 Anggota DPRD Kabupaten Bima dituding mengerjakan 16 paket proyek di Dinas Dikpora Kabupaten Bima. Padahal berdasarkan aturan, Anggota Dewan tidak boleh mengerjakan proyek dengan dalih apapun. (Baca : 16 Paket Proyek di Dikpora Dikerjakan Oknum Anggota Dewan)

Anggota DPRD Kabupaten Bima H Mustahid. Foto: Ady

Dari 5 Anggota DPRD tersebut, Duta Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H Mustahid disebut-sebut ikut terlibat mengerjakan poyek di Dinas Dikpora. Lalu bagaimana tanggapan wakil rakyat asal Kecamatan Donggo ini?

Saat dikonfirmasi media ini, Jum’at (27/10) pagi, H Mustahid membantah ikut mengerjakan proyek di Dinas Dikpora Kabupaten Bima. Menurutnya, paket proyek yang dimaksud Partai Rakyat Demokrasi (PRD) Bima adalah pokok pikiran (pokir) Anggota Dewan.

“Kalau pokok pikiran memang ada dan itu bagian dari aspirasi masyarakat. Tetapi bukan Anggota Dewan mengerjakannya,” bantahnya.

Berdasarkan aturan dan ketentuan kata dia, setiap Anggota Dewan memiliki kewenangan untuk menjaring aspirasi masyarakat di daerah pemilihan dalam bentuk reses maupun pokok pikiran.

“Jadi perlu diluruskan itu bukan proyek dewan atau aspirasi dewan, tetapi aspirasi masyarakat yang kami jaring. Anggota Dewan memang tidak bisa kerja proyek,” tegasnya.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *