Bawaslu NTB Ingatkan ASN Kota Bima Jaga Netralitas

Kota Bima, Kahaba.- Setiap kali pelaksanaan pilkada, Aparatur Sipil Negara (ASN) kerap menuai sorotan lantaran terjerumus ke dalam politik praktis. Bahkan tidak jarang secara terbuka ikut mendukung pasangan calon tertentu.

Komisioner Bawaslu NTB, Itratip. Foto, Ady

Terkait posisi ASN ini, Komisioner Bawaslu NTB, Itratip mengingatkan kepada seluruh ASN di Kota Bima agar tetap menjaga netralitas selama proses pilkada. Tidak menyalahgunakan jabatan untuk mendukung kepentingan pasangan calon tertentu. Hal ini diingatkannya saat menghadiri pelantikan Panwascam Kota Bima, Selasa (31/10) pagi di Hotel Marina.

Meski Itratip menyadari, posisi ASN memang kerap dilematis setiap pilkada digelar. Kalau tidak mendukung pasangan calon tertentu, maka dianggap mendukung pasangan calon lain. Memilih diam saja, juga kadang-kadang diklaim tetap ikut mendukung pasangan calon tertentu.

“Maka saya kira posisi ASN yang ideal adalah tetap menjaga netralitas. Kalaupun nanti ASN mendapatkan posisi dan jabatan, bukan karena mendukung pasangan calon tertentu dan melanggar aturan, tetapi karena berdasarkan kinerja yang bagus,” ingatnya.

Itratip menitip harapan kepada ASN Kota Bima, terutama yang hadir pada pelantikan Panwascam agar tidak menyalahgunakan jabatan mendukung pasangan calon tertentu, apalagi itu dilakukan secara terbuka.

“Bila itu terjadi, maka Panwas jangan diam. Mungkin karena itu kakaknya, iparnya atau keluarganya sehingga pura-pura tidak melihat,” ujarnya.

Kalau Panwas pura-pura tidak melihat kata dia, maka harus diingat bahwa pasangan calon lain akan terus memantau. Disisi lain, kalau Panwas membuat keputusan kadang-kadang dianggap pro pasangan calon tertentu, padahal tidak. Sebab pihaknya tentu ingin Pilkada Kota Bima berjalan dengan baik dan demokratis.

Itratip sangat mengapresiasi, begitu Wakil Walikota Bima mengatakan bahwa Kota Bima sudah masuk zona hijau. Artinya tidak lagi disematkan stigma zona merah. Ia pun berharap hal itu dapat dipertahankan.

“Saya juga pesan ke Wakil Walikota Bima untuk membackup teman-teman di panwascam. Karena memang di aturan itu, harus tersedia sekretariat dan minimal diisi dua ASN di masing-masing panwascam,” tandasnya.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *