Syafrudin Sosialisasi 4 Pilar MPR RI dengan Pagelaran Seni dan Budaya Tradisional

Kota Bima, Kahaba.- Kegiatan sosialisasi 4 pilar MPR RI yang digelar anggota DPR RI HM Syafrudin kali ini cukup berbeda. Jika biasanya dilaksanakan di dalam ruangan, kali ini Syafrudin menggelarnya di lapangan terbuka, dengan sentuhan pendekatan seni dan budaya tradisional Bima.

Anggota DPR RI HM Syafrudin memberikan sambutan pada sosialisasi 4 pilar kebangsaan yang dikemas dengan pagelaran seni dan budaya tradisional Bima. Foto: Bin

Kegiatan yang digelar di Lapangan Serasuba Sabtu (4/11) malam itu menyedot perhatian warga. Apalagi, saat itu berbagai atraksi seni dan budaya ditampilkan sejumlah sekolah  maupun sanggar kesenian. Acara tersebut juga dimeriahkan dengan penampilan Aan dan Anggun dari D’Academi Indosiar.

“Sosialisasi 4 pilar MPR RI melalui pagelaran seni dan budaya  lebih menyentuh. Sehingga masyarakat lebih memahami nilai-nilai Pancasila, UUD 45, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika,” ujar Syafrudin.

Ia menyadari, seni budaya merupakan bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Sementara Sosialisasi 4 pilar kebangsaan, justru akan lebih efektif dilaksanakan dengan pendekatan seni dan budaya. Tidak ada sekat antara rakyat dengan pejabat negara.

“Yang penting itu, bagaimana masyarakat bisa merasa lebih dekat dengan para pemimpin. Pendekatan kebangsaan  juga bisa dilaksanakan di mana dan kapan saja,” katanya.

Atraksi Ntumbu Tuta saat sosalisasi 4 pilar kebangsaan pada acara seni dan budaya tradisional. Foto: Bin

Pada kesempatan itu dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan Negara. Melalui pengabdian tanpa batas.

“Kegiatan sosialisasi 4 pilar ini di danai oleh MPR RI,’’ tutup pria yang selalu tampil dengan kemeja putih dan celana gelap ini.

Ketua Panitia Kegiatan, Suryani menjelaskan, sosialisasi 4 pilar MPR RI melalui pagelaran seni dan budaya ini  dipandang sangat efektif. Karena seni budaya, telah menjadi bagian dari keseharian kehidupan masyarakat kota maupun di desa.

‘’Seni budaya memiliki basis penggemar yang luar biasa dan fanatik,’’ jelas  Kepala Biro Keuangan Sekjen MPR RI ini.

Menurutnya, nilai-nilai kebangsaan yang terangkum dalam 4 pilar itu, sebagai landasan semua aspek kehidupan masyarakat. Dalam upaya mewujudkan kehidupan masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur. Sebagaimana diamanatkan dalam pembukaan UUD 45.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *