12 Hari KBM di SDN 29 dan 41 tidak Berjalan

Kota Bima, Kahaba.- Lantaran SDN 29 Kota Bima dan SDN 41 Kota Bima digabung, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di 2 sekolah tersebut tidak berjalan dengan baik. Kondisi tersebut pun sudah berjalan selama 12 hari.

Jajaran guru di SDN 29 dan 41 nongkrong di depan kelas. Foto: Dok Ikbal

Salah seorang guru SDN 29 Ikbal Tanjung menjelaskan, SK penggabungan 2 sekolah tersebut sudah dikeluarkan oleh Dinas Dikbud Kota Bima. Namun saat semua perangkat sekolah dipindahkan untuk digabung, muncul persoalan yang membuat kondisi KBM tidak berjalan dengan baik.

“Awal penggabungan kami sudah upacara bersama, rapat bersama. Tapi dikemudian hari, ada sebagian oknum guru yang menolak penggabungan ini,” ungkapnya, di kantor Walikota Bima.

Diakui Ikbal, proses KBM sekolahnya digabungkan dengan SDN 41 karena keberadaan SDN 29 yang tidak maksimal menempati satu lahan dengan SMPN 13 Kota Bima. Ia mencontohkan, jika saat istrahat siswa SDN 29, maka akan menganggu KBM siswa SMPN 13. Demikian pun sebaliknya.

“Faktornya banyak, selain itu juga persoalan kenakalan siswa yang berdampak pada kegiatan belajar,” tuturnya.

Atas kondisi tersebut, pihaknya sudah menyampaikan ke Dinas Dikbud Kota Bima. Namun sampai saat ini belum ada solusi.

“Kami juga sudah bertemu dengan Wakil Walikota Bima dan beliau berjanji akan undang dinas terkait dan kepala sekolah, mencari solusi atas masalah tersebut,” katanya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *