Tuntutan Dipenuhi, Blokir Jalan di Nggeru Akhirnya Dibuka

Kabupaten Bima, Kahaba.- Setelah terus dilakukan negosiasi, akhirnya blokir jalan lintas Sila-Donggo yang dilakukan warga Nggeru Desa Rada Kecamatan Bolo dibuka, Senin (13/11). Blokir jalan dilakukan karena keluarga korban pembunuhan mengetahui pelaku dibebaskan. (Baca. Nonton Orgen Tunggal, Pemuda Bolo Tewas Dibacok)

Polisi dibantu warga setempat saat membuka blokir jalan. Foto: Yadien

Pembukaan jalan tersebut dilakukan setelah pihak kepolisian meyakinkan masyarakat Nggeru bahwa tuntutannya telah dipenuhi dan menangkap BD dan GR. (Baca. Pelaku Pembunuhan Warga Rada Ditangkap)

Kapolsek Bolo AKP Muhtar HI menyampaikan, pembukaan jalan tersebut dilakukan setelah pihaknya negosiasi dengan masyarakat Nggeru Desa Rada dan meyakinkannya bahwa BD dan GR telah diamankan di Polres Bima. (Baca. Terduga Otak Pembunuhan Rudi Dibebaskan, Warga Nggeru Kembali Blokir Jalan)

“Kami buktikan dengan menunjukan foto kedua orang tersebut sudah ada di Polres,” ujarnya.

Sementara Itu, Kepala Desa Rada Supratman membenarkan hal tersebut. Pihak kepolisian berhasil meyakinkan masyarakat bahwa kedua orang yang menjadi tuntutan masyarakat agar ditangkap, sudah diamankan di Polres Bima. (Baca. Negosiasi Belum Berhasil, Warga Nggeru Masih Blokir Jalan)

“Itupun akan dibuktikan dengan perwakilan masyarakat Nggeru hadir melihat langsung kedua orang tersebut ada di Polres besok,” ungkapnya.

Supratman berharap, semoga pihak kepolisian bisa bekerja dengan maksimal dalam menangani dan menuntaskan kasus tersebut. Sehingga dapat digali lebih dalam siapa saja pelaku dibalik terbunuhnya warga Nggeru.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *