Motif Kematian Suherman Simpang Siur, Warga Tambe Blokir Jalan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Masyarakat Desa Tambe Kecamatan Bolo memblokir jalan di lintas Bima-Sumbawa, Senin (13/11) pukul 14.00 Wita. Pemblokiran jalan tersebut dilakukan karena sehari sebelumnya warga Desa Tambe, Suherman meninggal dan motifnya masih simpang siur.

Warga Desa Tambe blokir jalan. Foto: Yadien

Kapolsek Bolo AKP Muhtar HI menyampaikan, masyarakat menuntut agar motif kematian Suherman diperjelas. Apakah mati karena kecelakaan, atau dianiaya atau benar yang bersangkutan melakukan tindak kejahatan jambret.

“Masyarakat juga meminta agar sepeda motor milik korban dikembalikan ke pihak keluarganya,” ujarnya.

Kata Kapolsek, setelah blokir jalan selama satu jam, polisi melakukan negosiasi dengan masyarakat dan membuka jalan. Kesepakatannya, polisi akan segera melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Masyarakat juga diminta menahan diri dan memberi waktu agar polisi bisa bekerja.

“Alhamdulillah setelah diberikan pemahaman masyarakat membuka jalan yang diblokir,” katanya.

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *