Modus Penggandaan Uang, Wanita Asal Bolo ini Ditipu Puluhan Juta

Kabupaten Bima, Kahaba.- Asiah Junaidin (32) warga Desa Darussalam Kecamatan Bolo menjadi korban penipuan dengan modus penggandaan uang. Atas peristiwa tersebut, Asiah melaporkan pelaku ABD ke Pihak yang berwajib.

Polisi saat melakukan olah TKP kasus penipuan dengan modus penggandaan uang. Foto: Yadien

Kapolsek Bolo AKP Muhtar HI menceritakan, awalnya korban meminta pelaku untuk menyembuhkan penyakitnya dengan cara berobat tradisional. Setelah korban sembuh, pelaku menawarkan untuk menggandakan uang korban.

“Saat itu, korban menyerahkan uang sebesar Rp 63 juta. Sebulan berlalu, korban tidak mendapatkan hasil. Uangnya malah raib,” ujarnya, Sabtu (18/11).

Kata Kapolsek Bolo, cara atau ritual yang dilakukan pelaku yaitu dengan meminta korban menyiapkan bahan-bahan ritual yakni Lilin, Piring Putih, Kemenyan, Dus atau Karung dan Sekapur Sirih. Setelah itu, pelaku menyendiri di dalam kamar rumah korban yang dikunci dari dalam.

“Pelaku memulai melakukan ritual penggandaan uang tersebut dan menyimpan uangnya di dalam, kemudian ditutupi dengan kain putih,” kata Kapolsek.

Setelah sebulan sambungnya, uang korban bukannya bertambah, tapi malah berkurang. Karena, uang itu diambil pelaku sedikit demi sedikit dan diganti dengan kertas maupun serak kayu.

“Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp 36 juta. Sementara itu, pelaku sudah diamankan di Polsek Bolo, untuk menghindari amukan massa,” tambahnya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *