Lepas Mahasiswa KKN, Rum Bahas Tambang Marmer

Kota Bima, Kahaba.- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima melepas secara resmi mahasiswa Sekolah Tinggi Teknik (STT) Bima yang akan mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Acara tersebut berlangsung di halaman Pemerintah Kota Bima, Kamis (04/10/2012) pagi ini. Sekda berharap kegiatan KKN mahasiswa STT, bisa memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat Kota Bima.

Sekretaris Daerah Kota Bima, Ir. M. Rum, melepas mahasiswa STT Bima, yang akan mengikuti kegiatan KKN. Foto: Bin Kalman

Dalam sambutannya, salah satu lokasi KKN yang ditempatkan di Kelurahan Oi Fo’o sangat tepat. Menurutnya, lokasi tersebut merupakan daerah yang perlu disentuh dengan pembangunan. Apalagi Kelurahan Oi Fo’o adalah sentral kawasan penghasil marmer di Kota Bima. Ia berharap, transformasi pemahaman dari mahasiswa teknik ke masyarakat Oi Fo’o dapat diarahkan pada nilai-nilai yang produktif.

Kata dia, selama ini masyarakat kota selalu diributkan dengan masalah marmer. Memprotes keberadaan tambang yang dinilai tidak mensejahterahkan rakyat. Padahal sebenarnya tidak. “Ini menjadi tugas kalian yang KKN di tempat itu. Berikan pemahaman pada warga di sana, sesuai ilmu yang kalian miliki,” ujarnya.

Kata dia, di Oi Fo’o tidak seperti yang di gembor-gemborkan dan opini kerugian tambang yang di bentuk sebagian kalangan. Di Kelurahan Oi Fo’o selama ini damai dan tak pernah ada masalah dengan tambang marmer. “Kalian nanti akan merasakan sendiri, kelurahan Oi Fo’o itu aman dan damai. Tidak ada keributan masalah marmer,” tandasnya.

Lagi-lagi Rum berharap, keberadaan mahasiswa mampu memberikan semangat dan pemahaman pada warga Oi Fo’o. Agar pelaksanaan tambang marmer, bisa berjalan dengan baik.

Mahasiswa STT Bima yang ikut KKN sebnyak 78 orang. SSebanyak 40 orang jurusan tekhnik sipil, 10 orang jurusan tekhnik pembangunan wilayah, dan 28 orang jurusan tekhnik lingkungan. Selain di Oi Foo, mahasiswa KKN di tempatkan di Kelurahan Manggemaci, Kelurahan Paruga dan Kelurahan Dara. [BK]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *