Nazamudin Bantu Korban Kebakaran di Kumbe

Kota Bima, Kahaba.- Kepedulian Nazamuddin pada persoalan sosial dan kemanusiaan patut diacungi jempol. Salah satu anggota DPRD Kota Bima dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Kecamatan Raba dan Rasanae Timur ini, dengan cepat menyentuh salah satu konstituennya yang baru saja tertimpa musibah kebakaran. (Baca. Kebakaran, Rumah Pedagang Bensin ini Ludes)

Nazamuddin saat menyerahkan bantuan untuk kroban kebakaran di Kumbe. Foto: Istimewa

Pagi – pagi sekali, Sabtu (25/11) Nazamuddin datang dan melihat kondisi H Husni, warga Lingkungan Sabali Kelurahan Kumbe. Selain rumahnya ludes terbakar dan tak ada satu pun harta benda yang bisa diselamatkan. H Husni rupanya menjadi korban keganasan si jago merah tersebut. Kedua kakinya juga mengalami luka bakar.

Dengan mengenakan kemeja berwarna merah dan celana hitam, Nazamuddin membesuk korban kebakaran tersebut. Ketua PKPI Kota Bima itu juga memberikan bantuan materi untuk meringankan beban dan derita H Husni yang tertimpa musibah.

“Kendati tidak seberapa, semoga bantuan ini sedikit meringankan beban H Husni, amin,” ucapnya.

Diakui Nazamuddin, akibat kebakaran tersebut. H Husni mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Sebab, seisi rumah dan dagangannya yang ada didepan rumah tidak ada yang bisa diselamatkan. Masih beruntung, nyawa pemilik rumah masih bisa diselamatkan.

“Tadi saya jenguk H Husni di rumah kerabatnya, beliau dirawat disana. Kondisi kakinya juga terlihat cukup parah karena terbakar,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, pria yang selalu berpenampilan sederhana itu menegaskan jika bantuan yang diserahkan untuk korban kebakaran itu jauh dari urusan politik. Apalagi harus dikait – kaitkan dengan urusan Pilkada tahun 2018 mendatang.

Warga Kumbe saat berusaha memadamkan api. Foto: Istimewa

“Ini tidak ada kaitannya dengan urusan pilihan pada Pilkada nanti. Semua tahu H Husni mendukung bakal calon lain dan tidak sehati dengan partai kami. Tapi ini tidak kaitannya, karena saya melihat ini persoalan kemanusiaan yang perlu cepat diberikan perhatian,” tuturnya.

Saat bertemu dengan H Husni sambung Nazamuddin, dirinya juga mendengarkan keluhan korban yang menyampaikan kekecewaannya terhadap keterlambatan hadirnya mobil Pemadam Kebakaran (Damkar).  Kesiapan dan kesigapan Damkar, perlu ditingkatkan lagi. Sehingga bisa menjadi armada yang melakukan penyelamatan dini untuk rumah yang terbakar.

“Mobil itu rupanya tidak memiliki ketersediaan air saat memadamkan api. Ini juga yang menjadi atensi kami sebagai wakil rakyat,” katanya.

Untuk itu, dirinya mengimbau kepada Damkar untuk lebih bersiaga lagi. Karena musibah kebakaran tidak diduga dan bisa terjadi kapan saja. Jika Damkar tidak siap dan sigap, maka rumah yang terbakar tentu tidak bisa diselamatkan.

Dirinya juga mengingatkan kepada masyarakat Kota Bima untuk lebih berhati – hati. Terlebih saat meninggalkan rumah, kalau bisa dipastikan semua kondisi rumah dalam keadaan aman. Terutama untuk warga yang menjual bahan bakar, agar tetap selalu waspada.

“Musibah bisa terjadi kapan saja, waspada saya rasa lebih penting sebelum semuanya menjadi bencana,” tambahnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *