Komunitas Vespa Bima Gotong Royong di Masjid Agung Al Muwahiddin Bima

Kota Bima, Kahaba.- Bentuk kepedulian sosial terhadap Masjid Agung Almuwahiddin Bima, Komunitas Vespa Bima bergotong royong membantu pembangunan masjid setempat, Minggu (26/11).

Komunitas Vespa Bima foto bersama disela – sela gotong royong di Masjid Agung Al Muwahiddin Bima. Foto: Firaz Mbojo (Facebook)

“Kegiatan sosial seperti ini merupakan agenda rutin komunitas kami. Sebagai wujud kepedulian, terhadap pembangunan tempat ibadah,” ujar Ketua Komunitas Vespa Bima, M Zacky Amini.

Kata dia, gotong royong membangun masjid yang menjadi ikon Kota Bima tersebut bukanlah kali pertama. Sebab, dalam setahun saja komunitasnya selalu menyempatkan diri berbaur bersama masyarakat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Sebelum Masjid Agung Bima, kami juga melakukan hal yang sama untuk Musholla di Karumbu Kabupaten Bima, membersihkan Pantai Amahami, menanam pohon di seputar jalan Desa Panda dan agenda sosial lain.

“Hanya modal tenaga dan ide saja, apa yang bisa kami bantu, ya kami lakukan,” tuturnya.

Diakui Zacky, saat membantu pekerjaan masjid tersebut, ada 3 anggota Vespa yang berasal dari luar daerah. Yaitu Sobry dan Abduh yang berasal dari Kota Tanggerang, dan Efendy dari Padang Sumatera Barat.

Mereka bertigapun menyampaikan pesan, melalui gerakan kegiatan gotong royong tersebut. Seharusnya juga, melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan juga pemerintah.

Sementara itu Ketua Pembangunan Masjid Raya Bima Dedy Mawardy menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran dan bantuan komunitas Vespa.

“Semoga kehadiran komunitas Vespa dapat mendorong masyarakat lain untuk berbuat yang sama. Karena lewat semangat kebersamaan bergotong royong, maka percepatan pembangunan ini masjid ini bisa terwujud,” harapnya.

*Kahaba-04 

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *