Dewan Kritik Alur Penyaluran Bantuan Dinsos untuk Warga Tertimpa Musibah

Kota Bima, Kahaba.- Anggota DPRD Kota Bima Nazamuddin mengeritik alur penyaluran bantuan untuk korban kebakaran di Kumbe oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bima. Menurut dia, jika alasan harus ada surat dari pemerintah kelurahan baru menyalurkan bantuan, itu sangat keliru. (Baca. Setelah Blokir Jalan, Pemkot Bima Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran)

Anggota DPRD Kota Bima dari Komisi III Nazamudin. Foto: Eric

Pada pemberitaan sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Kota Bima H Muhidin mengaku, lambannya pemberian bantuan tersebut karena harus menunggu surat dari pemerintah kelurahan.

“Cara dan alur penyaluran bantuan bukan begitu caranya. Bantuan yang disalurkan pemerintah itu tanggap darurat. Masa orang yang darurat karena tertimpa musibah harus menunggu surat dari kelurahan,” sorotnya, Senin (27/11).

Menurut Nazamuddin, yang namanya orang tertimpa musibah, pasti kondisinya dalam keadaan susah. Apalagi musibah kebakaran du Kumbe Minggu kemarin menghanguskan semua isi rumah.

“Musibah itu sekitar hari Jumat siang. Sementara hari Sabtu dan Minggu kantor di Kota Bima Libur. Trus mau bikin surat kapan?, sementara korban bencana ini butuh perhatian pemerintah,” katanya.

Untuk itu, sebagai wakil rakyat dirinya meminta kepada dinas terkait untuk merubah alur penyerahan bantuan tersebut. Jika terus dijadikan pedoman, maka warga yang tertimpa bencana tidak cepat mendapat perhatian pemerintah.

“Pemerintah itu harus tanggap dan secepatnya hadir saat rakyat membutuhkan perhatian, apalagi yang tertimpa musibah dan bencana. Bukan karena sepotong surat itu, kemudian lamban memberikan perhatian,” kritiknya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *