Ini Alasan Mengapa Taman Nasional Tambora Jadi Geopark Nasional

Kabupaten Bima, Kahaba.- Taman Nasional Tambora (TNT) kini ditingkatkan statusnya menjadi Geopark Nasional. Peningkatan status tersebut ditetapkan pada tanggal 24 Nopember 2017 oleh Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI) saat seminar nasional dan festival Geopark II Pulau Belitong Provinsi Bangka Belitung. (Baca. Selamat, Gunung Tambora Ditetapkan Jadi Geopark Nasional)

Kabid Pemasaran Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bima Abdul Haris. Foto: Istimewa

Tentu tidak mudah bagi KNGI menetapkan status TNT menjadi Geopark Nasional, tetapi melalui proses dan syarat yang ketat. Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bima melalui Kabid Pemasaran, Abdul Haris ada banyak syarat untuk memenuhi naiknya status tersebut.

Diantaranya, wilayah Geopark Nasional harus memiliki nilai atau potensi Geosite yang terdiri dari 3 situs sebagai faktor pendukung. Pertama, situs geologi sebanyak 26 situs. TNT memiliki situs peradaban Tambora, seperti Doro Afi To’i di Desa Kawinda Toi, Padang Savana di Sanggar, Kaldera Tambora, Taman Wisata Oi Tampuro dan lainnya.

Kedua, memiliki situs biologi sebanyak 8 situs, meliputi situs terumbu karang, kebun kayu putih, lebah madu, kebun kopi tambora dan lainnya. Ketiga adalah situs budaya sebanyak 6 situs, meliputi situs Parade Kuda di Desa Sandue, Makam Rade Na’e di Desa Boro, Pesanggrahan Uma Nae dan lainnya.

“Peningkatan status ini merupakan suatu yang luar biasa bagi kita semua,” kata Abdul Haris, Senin (27/11) siang.

Wilayah Geopark jelasnya, adalah sebuah kawasan yang memiliki unsur-unsur geologi. Dimana masyarakat setempat diajak berperan serta untuk melindungi dan meningkatkan fungsi warisan alam, termasuk nilai arkeologi, ekologi dan budaya di dalamnya. Sesuai istilah Geopark merupakan singkatan dari Geoligical Park yang artinya Taman Geologi atau Taman Bumi.

“Untuk itu, dalam hal ini kami sangat berharap sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu menjaga dan melestarikan situs-situs yang kita miliki sekarang ini,” harapnya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *