Dana Kelurahan Bakal Tersedot Demi Convention Hall

Kota Bima, Kahaba.- Dana Pemerintah Kota Bima senilai Rp 2,1 miliar untuk pengerjaan Convention Hall ternyata masih kurang, Pemerintah Kota Bima telah mengalokasikan kembali dana itu dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp 700 juta.

Bangunan Convention Hall Paruga Nae yang kian menuai polemik. Foto: Arief

Anggota DPRD pun sebelumnya telah angkat bicara masalah penambahan anggaran dan lambannya pengerjaan Convention Hall. Apalagi dalam LPSE Kota Bima untuk anggaran tambahan sebesar Rp 700 juta tersebut sudah ditenderkan, dan hanya menunggu pencairan untuk pihak ketiga. Padahal belum ada penetapan APBD Perubahan tahun 2012. (Baca: Convention Hall Patut Dicurigai)

Sorotan anggota DPRD tersebut dijawab pihak Pemerintah Kota Bima. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Convention Hall, Maulan, SH, MAP menjelaskan, dari pagu dana untuk pekerjaan awal bangunan itu memang sebesar Rp 2,1 miliar. Namun realisasi anggaran untuk pekerjaannya sebesar Rp 2.005.800.000 dengan kontrak tahun jamak. “Awalnya memang direncanakan bangunan itu selesai pada April 2012. Namun karena terjadi addendum, maka waktu yang di tetapkan akhirnya di undur sampai pada tanggal 18 Juni 2012,” jelasnya.

Ia mengaku, dari beberapa alasan tekhnis yang ada, perlu dilakukan penambahan anggaran. Faktor CCO atau pekerjaan tambah kurang, dimana terjadinya perubahan cuaca yang sangat ekstrim sehingga pengiriman bahan bangunan terhambat. Dan beberapa  kendalah tehnis lainnya membuat pekerjaan itu perlu penambahan waktu serta biayanya. “Beberapa kendala yang terjadi ini sudah diatur juga dalam Perpres nomor 54 tahun 2010,” jelas Maulan.

Selain itu, lanjut Maulan, ada beberapa alasan yang muncul saat di cek oleh Dinas Pekerjaan Umum, konsultan, pengawas dan pengelola tekhnis proyek di lapangan. Ada perbedaan volume pekerjaan dengan perencanaan. Seperti, volume atap yang semula gipsun berubah menjadi atap PVC sunda platfont, penambahan pelesteran dan sebagian lantai keramik. “Perbedaan ini bisa dilihat dalam CCO,” akunya.Dia menambahkan, kendati bangunan  Convention Hall tersebut rehab dan bukan bangun baru, tetapi ada beberapa item pekerjaan yang perlu di rubah dan di tambah.

Sementara itu, Kepala DPPKAD Kota Bima, Muhaimim, SE saat ditanyakan mengenai alokasi anggaran sebanyak Rp 700 juta tersebut, mengakui dana yang dimaksud sudah diajukan dalam APBD Perubahan tahun 2012. “Dana tersebut diambil dari dana pembangunan Kelurahan. Kita lakukan penggeseran untuk pembangunan Convention Hall. Kita pun akan mengupayakan agar bisa di setujui oleh DPRD Kota Bima dalam APBD Perubahan tahun 2012,” ujarnya. [BK/BM]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *