Buntut Kasus Bacok, Sanggar Gong 96 Dirusak

Kota Bima, Kahaba.- Sekretariat sanggar seni Gong 96 di dalam kampus STKIP rusak parah usai diserang oleh sekelompok mahasiswa, Kamis (4/10/2012) sore ini. Diduga aksi pengrusakan sekretariat tersebut merupakan buntut insiden penyerangan pengurus BEM yang melukai Iwan alias Iron, pagi tadi.

Kondisi sanggar seni Gong 96 yang dirusak sekelompok mahasiswa tak dikenal. Foto: Arief

Penyerangan terhadap sekretariat sanggar seni Gong 96 yang terletak di dalam kampus STKIP terjadi sekitar pukul 17.00, Kamis sore tadi.

Sejumlah barang terlihat berhamburan di depan sekretariat Gong 96. Seperti gendang, gitar, dan sebagainya hancur berkeping-keping. Tampak pula kaca-kaca ruangan pecah dan berhamburan. Meja, kursi dan dokumen-dokumen organisasi juga turut dibakar tak jauh dari ruang sekretariat tersebut. Barang-barang itu kini menyisakan abu dan arang saja.

Salah satu sumber Kahaba di sekitar lokasi kejadian mengaku penyerangan sekretariat sanggar seni ini berlangsung dengan cepat. Pada saat diserang, tak ada satupun perlawanan dari para anggota sanggar. Kondisi sekretariat juga dalam keadaan kosong. Petugas keamanan tidak terlihat, karena sebagian besar personil kepolisian yang berjaga di sekitar kampus, sejak siang tadi sudah kembali.

Sebelumnya, Iwan (22), anggota BEM STKIP, harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD setelah dirinya diserang oleh sekelompok mahasiswa yang teridentifikasi sebagai anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) STKIP (baca: Siang Ini, BEM VS UKM Adu Bacok Di STKIP). Pengerusakan sekretariat ini kuat diduga merupakan aksi balas dendam atas terlukanya Iwan. [BQ]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *