Etnic Day Rencananya Akan Dibuatkan Perbup

Kabupaten Bima, Kahaba.- Tiap hari Rabu pada jam kerja, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bima sudah memulai mengenakan Sambolo dan Tenun Bima. Gagasan dengan tema Etnic Day itupun disambut baik oleh pemerintah daerah. Bahkan, rencananya pemerintah akan mengatur dengan Peraturan Bupati (Perbup) Bima. (Baca. Etnic Day, ASN Dispar Pakai Sambolo dan Tenun Bima)

Kasubbag Protokol Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bima Suryadin. Foto: Istimewa

Menurut Kasubbag Protokol Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bima Suryadin mengaku sudah menyampaikan usulan dan rencana Dinas Pariwisata soal Etnic Day tersebut ke Bupati Bima. Kepala daerah menyambut dengan baik dan direncanakan akan dibuatkan Perbup.

“Pada Perbup nanti akan mengatur tata pakaian kepagawaian. Termasuk Sambolo dan Tenun Bima,” katanya, Senin (4/12).

Diakuinya, Sambolo dan Tenun Bima memang sudah lama diusulkan Dinas Pariwisata untuk dipakai oleh seluruh pegawai di lingkup Pemerintah Kabupaten Bima tiap hari Rabu.

“Ini memang perlu, agar Sambolo dan Tenun Bima juga harus dilestarikan,” ujarnya.

Karena pada hari Kamis pegawai lingkup Pemerintah Kabupaten Bima juga mengenakan tenun ikat. Pada Perbup nanti juga akan mengatur apakah rencana Dinas Pariwisata tentang Sambolo dan Tenun Bima akan dipadukan pada hari Kamis.

“Tergantung nanti pada saat pembahasan Perbup. Apakah dikenakan pada hari Rabu atau Kamis,” tambahnya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *