Brimob Amankan Parang, Golok dan Panah Saat Pembacaan Lelang Tanah

Kabupaten Bima, Kahaba.- Brimob Den A Pelopor Bima mengamankan 1 unit mobil yang di dalamnya berisi sejumlah senjata tajam dan panah, Jumat (15/12) di Kantor Bupati Bima. Senjata tajam dan panah yang dibawa warga Kecamatan Sape diduga akan digunakan untuk melakukan tindak anarkis saat pembacaan pelelangan tanah.

Senjata tajam dan panah saat diamankan oleh Brimob. Foto: Dok Sela (Facebook)

Anggota Brimob Den A Pelopor Bima Sela mengaku, adapun jumlah senjata tajam dan panah yang diamankan yakni 8 bilah parang, 6 bilah golok, 2 buah busur panah dan 11 anak panah.

Kronologis kejadian kata Sela, sekitar pukul 10.40 Wita puluhan warga Sape tiba di Kantor Bupati Bima dengan menggunakan 2 unit mobil pick up. Setelah tiba di kantor Bupati Bima, mobil pick up dipakir di pemukiman warga yang jarak nya sekitar 100 meter dari kantor. Warga tersebut  pun masuk di kantor Bupati Bima diperiksa secara ketat oleh anggota Sat Pol PP

Merasa curiga, pihaknya kemudian memeriksa mobil tersebut dan menunggu kembalinya supir mobil pick up. Tak lama kemudian, supir mobil datang dan hendak membawa kabur mobil itu. Tapi berhasil dihadang dan oleh anggota Resmob.

“Identitas supir yang diamankan yakni AR (27) warga Dusun Due Desa Parangina Kecamatan,” sebutnya.

Setelah berhasil diamankan mobil beserta supir tersebut sambung Sela, kemudian diperiksa dan di geledah lalu digelandang ke Mako Brimob Den A pelopor untuk didata dan dimintai keterangan.

Ia menambahkan, senjata tajam dan panah tersebut diduga akan digunakan untuk tindakan anarkis apabila kalah dalam pelelangan. Tidak menutup kemungkinan juga akan ada massa yang jumlahnya lebih besar lagi dan membekali diri dengan senjata tajam.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *