Manufer Resmi Terima SK Dukungan dari PKS

Kota Bima, Kahaba.- Bakal Pasangan Calon (Paslon) Walikota Bima dan Wakil Walikota Bima, H Arahman-Hj Fera Amalia (Manufer) akhirnya resmi menerima Surat Keputusan (SK) dukungan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bima.

Man – Fera saat menerima SK dari PKS. Foto: Ady

SK atau mandat itu diterima langsung Bakal Paslon di Kantor DPD PKS Kota Bima Kelurahan Penatoi, Jum’at (22/12) sekitar Pukul 14.30 Wita. Diserahkan langsung oleh Ketua DPW PKS NTB, H Hadi didampingi Ketua Dewan Pertimbangan DPW PKS NTB, TGH Muharrar, Ketua DPD PKS Kota Bima beserta jajaran.

Ketua DPD PKS Kota Bima Mahfud mengatakan, SK DPP PKS diperebutkan banyak figur untuk maju pada Pilkada Kota Bima 2018 baik terlihat maupun tidak. Namun, pada akhirnya DPP menjatuhkan pilihan pada Bakal Paslon Petahana, Manufer.

“PKS merupakan partai pertama yang memberikan dukungan secara resmi SK kepada Manufer,” kata Mahfud dalam sambutannya.

Segena pengurus PKS kata dia, siap bertanggungjawab terhadap bakal paslon yang didukung. Terhitung sejak mulai diumumkannya dukungan ke Manufer kepada masyarakat Kota Bima, PKS siap secara lahir batin mengerahkan semua kekuatan untuk memenangkannya di Pilkada Kota Bima.

“Kita tahu, calon yang pertama kali mendaftar di PKS adalah H Arahman. Beliau juga yang meletakkan batu pertama kantor ini. InsyaAllah, ciri-ciri kader PKS ada pada diri beliau,” ujarnya.

Mahfud meyakinkan, PKS ketika memberikan amanah tidak saja sekedar berkata-kata. Tetapi di balik itu siap membawa gerbong partai yang sangat panas. PKS juga senantiasa akan mengawal bakal paslon ketika sudah dimenangkan oleh Allah.

Ketua DPW PKS NTB H Hadi menyampaikan, dukungan SK yang diserahkan kepada Manufer bukanlah kertas politik biasa. Namun berisi amanah dan mandat partai maupun masyarakat untuk Manufer.

“Penyerahan ini sebagai bentuk komitmen kita memenangkan paslon yang diusung,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Pertimbangan DPW PKS NTB TGH Muharrar meyakini, pilihan PKS terhadap Manufer sangat tepat. Dari sisi kapasitas, pengalaman H Arahman sebagai Wakil Walikota Bima dianggap sudah cukup menjadi modal.

Kemudian ditopang kapasitas Umi Ferra sebagai pendamping yang memiliki pengalaman sebagai Ketua DPRD. Tentu menurutnya, mempunyai penguasaan terhadap aturan untuk mendorong kemakmuran Kota Bima.

“Beliau berdua juga punya pengalaman untuk mengatasi persoalan, termasuk terlihat saat musibah banjir tahun lalu. Kita hanya berharap kepada Allah, semoga pendekatan beliau berdua kepada Allah akan mampu menjadi imam dan pemimpin yang adil untuk menjalankan kewajibannya,” ujar TGH Muharrar.

Semua pengurus dan simpatisan diajaknya untuk bergerak secara maksimal menggalang dukungan mengantarkan keduanya menjadi Walikota dan Wakil Walikota Bima Periode 2018-2023.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *