Kepala Dinsos: Kenapa Baru Sekarang Tanya Jadup?

Kota Bima, Kahaba.- Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bima H Muhidin mengaku heran masih ada masyarakat yang menanyakan biaya jaminan hidup (jadup) dan bedah rumah sekarang. Padahal pihaknya sudah sering menjelaskan kepada masyarakat. (Baca. Korban Banjir 2016 Pertanyakan Biaya Jadup dan Bedah Rumah)

Kadis Dinas Sosial Kota Bima, H Muhidin, Foto: Bin

“Kenapa baru sekarang warga setempat mengungkit masalah jadup dan bantuan untuk bedah rumah?,” herannya saat dikonfirmasi terkait keluhan warga korban banjir asal Penaraga, Selasa (2/1) melalui telepon seluler.

Dikatakannya, masalah pendataan warga untuk mendapatkan biaya jadup bukan kewenangan Dinsos. Namun, dilakukan tim pendata dari Dinas Tata Kota dan Perumahan.

“Kami hanya menerima data dari tim Dinas Tata Tota lalu membayar jadup sesuai data yang ada dari tim tersebut,” elaknya.

Bagi warga yang belum di data sebelumnya jelas Muhidin, sudah dilakukan pendataan ulang oleh tim. Nama-nama warga yang ada dalam data susulan telah diusulkan ke pemerintah pusat.

“Sampai saat ini belum ada tanggapan dari pemerintah pusat. Sehingga saat warga datang di kantor beberapa waktu lalu saya menyuruh untuk bersabar,” ujarnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *