Kadis Sosial Lempar Soal Jadup ke Dinas Lain, Dewan Minta Pemerintah Tidak Cuci Tangan

Kota Bima, Kahaba.- Pernyataan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bima H Muhidin yang melempar soal Jaminan Hidup (Jadup) sudah menjadi ranah dan tanggungjawab Dinas Tata Kota dan Pemukiman, dianggap keliru dan tidak bertanggungjawab.

Wakil Ketua Pansus LKPJ Anggaran 2015, M. Irfan. Foto: Bin

“Pernyataan Kepala Dinsos itu namanya lari dari tanggungjawab. Karena soal Jadup merupakan bantuan yang berasal dari Kementerian Kesehatan (Kemensos) RI. Dinas Sosial yang tahu urusan itu, Jangan cuci tangan lah,” sorot anggota Komisi I DPRD Kota Bima M Irfan, Jumat (5/1).

Mestinya menurut Irfan, sebagai dinas teknis yang memiliki pekerjaan dan tanggungjawab terhadap masyarakat penerima manfaat Jadup, harus turun dan mengecek langsung keadaan masyarakat. Sehingga mengetahui kondisi yang sebenarnya.

“Jelas ini tanggungjawab Dinas Sosial, kenapa dilemparkan ke dinas lain,” katanya.

Saat ini kata pria yang bergelar Magister Sains itu, dengan adanya beberapa warga yang masih tinggal dirumah yang tidak layak, dan belum tersentuh bantuan. Pemerintah harus lebih peka dalam memberikan perhatian. Karena mereka juga korban banjir tahun lalu, yang masih membutuhkan bantuan.

“Apa kerjaan Dinas Sosial, hingga masih ada warga yang belum tersentuh bantuan,” katanya penuh heran.

Maka dari itu, dewan meminta dengan segera agar Dinas Sosial segera melakukan tindakan dan respon cepat. Berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak kelurahan setempat, melihat kondisi warga dan segera didata.

*Kahaba-04   

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *