Darurat Pupuk, Pemuda Peduli Tani Lambu Aksi di Kantor Camat Lambu

Kabupaten Bima, Kahaba.- Daruta pupuk terjadi di Kabupaten Bima. Reaksi untuk mendapatkan kebutuhan itu pun terjadi di sejumlah kecamatan. Seperti aksi penyanderaan mobil muatan pupuk bersubsidi, penjarahan pupuk hingga penahanan mobil dinas pengangkut pupuk subsisidi.

Pemuda Peduli Tani Kecamatan Lambu saat gelar aksi soal pupuk. Foto: Istimewa

Di Kecamatan Lambu, Pemuda Peduli Tani menggelar aksi depan kantor camat setempat, Kamis (11/1) sekitar pukul 09.00 Wita. Pemuda setempat berteriak juga soal pupuk yang saat ini terbilang susah untuk didapatkan. Jika pun ada, harganya melonjak tinggi.

Koordinator Aksi Irfan dalam orasinya menyampaikan, petani dan kesejahteraan merupakan elemen penting dalam membangun ketahanan nasional. Sedangkan pupuk merupakan unsur terpenting dalam mengembangkan hasil pertanian.

Namun hari ini, para petani di wilayah Kecamatan Lambu mengalami kekurangan pupuk. Selain itu, petani juga dihadapkan dengan harga pupuk yang melewati harga HET.

“Kelangkaan pupuk merupakan kegagalan pemerintah dalam mengawasi dan mengontrol kebutuhan petani,” tudingnya.

Untuk menyelesaikan persoalan pupuk tersebut, para demonstrasi menyampaikan beberapa tuntutan yakni meminta pemerintah daerah segera memaksimalkan pengawasan distribusi pupuk bersubsidi. Perjelas Gapoktan dan kelompok tani, mengawasi harga pupuk agar sesuai HET, bubarkan PPL, cabut izin usaha pengecer nakal.

“Bupati dan dinas terkait harus segera merespon penderitaan petani,” desaknya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *