Kepala SMPN 6 No Coment dan Serahkan ke Polisi

Kota Bima, Kahaba.- Kepala SMPN 6 Kota Bima Arif Wahidin memilih untuk tak ingin berkomentar banyak soal penyegelan ruangannya oleh sejumlah guru setempat, beberapa waktu lalu. (Baca. Dinilai Arogan, Ruang Kepala SMPN 6 Disegel)

Kepala SMPN 6 Kota Bima Arif Wahidin. Foto: Eric

“Saya tidak mau berargumen yang panjang, karena tidak mau berpolemik. Jadi terkait masalah ini, saya No Coment,” ujar Kepala SMPN 6 Kota Bima Arif Wahidin usai diperiksa Dinas Dikbud, Kamis (11/1). (Baca. Alwi Segera Panggil Kepala SMPN 6 dan Guru)

Arif yang terkesan tertutup itu kemudian kembali berusaha dikonfirmasi sejumlah wartawan, namun tetap memilih menghindar dan keluar dari halaman Dinas Dikbud. Arif didampingi Pengawas H Muhtar, H Idham disertai guru Ertyn dan Ishaka.

“Saya sudah katakan tidak mau bermomentar banyak, biar Dinas saja yang menyelesaikan. Jadi tetap no coment,” tegasnya.

Namun sebelum meninggalkan sekolah, akhirnya Arif Wahidin sempat melontarkan kalimat bahwa penyegelan ruangan itu tidak dibenarkan dan melanggar aturan.

“Masalah penyegelan itu, sudah saya laporkan ke polisi. Jadi tanyakan saja kepada lembaga hukum terkait penanganannya,” tandasnya sembari pergi.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *