Kualitas Proyek Jembatan Cenggu Dinilai Buruk

Kabupaten Bima, Kahaba.- Proyek pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Tente dan Desa Cenggu Kecamatan Belo dinilai buruk. Cor beton dinilai tidak berkualitas, dikorek pakai tangan saja keadaannya sudah hancur.

Pekerjaan jembatan Cenggu. Foto: Deno

Ketua Posko Menangkan Pancasila Partai Rakyat Demokratik (PRD) Delian Lubis mengungkapkan, pekerjaan jembatan Desa Cenggu tidak sesuai dengan standar. Akibat semen pada campuran kurang, mengakibatkan kondisi pekerjaan tidak berkualitas.

“Dikorek sedikit saja sudah hancur. Bagaimana kalau jembatan itu dilewati kendaraan yang berat,” sorotnya, Senin (15/1).

Menurut dia, jembatan itu merupakan infrastruktur penting yang menjadi akses transportasi utama wilayah Bima Selatan seperti Belo, Langggudu dan Lambitu. Jika kondisi jembatan yang buruk itu dilalui kendaraan setiap hari, maka akan sangat membahayakan pengendara.

Untuk itu, pihaknya meminta agar pekerjaan jembatan dihentikan dan ditinjau kembali. Agar bisa dikerjakan sesuai prosedural standar. Bila dipaksakan untuk dipakai, maka akan menelan korban.

“Secara organisasi juga kami akan melaporkan temuan ini ke aparat penegak hukum,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bima yang berusaha dimintai keterangan tidak berada di kantor. Salah seorang staf mengaku atasannya tersebut berada di Desa Roka untuk meninjau pekerjaan proyek.

“Kabid lagi berada di Desa Roka, kemungkinan akan langsung menuju Desa Cenggu, kami juga tidak bisa memberi no HP pak Kabid selama tidak ada izin darinya” ujar staf itu.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *