3 RT di Paruga Digenangi Banjir, Warga Mengungsi di Masjid

Kota Bima, Kahaba.-  Sebanyak 3 RT di Kampung Sigi Kelurahan Paruga Kota Bima kembali dilanda musibah banjir, Minggu (21/1) malam. Sebagian warga, terutama wanita dan anak-anak terpaksa mengungsi ke Masjid Sultan Muhammad Salahuddin.

Banjir meluap di Kelurahan Paruga. Foto: Istimewa

Menurut Yaman warga setempat, banjir yang terjadi disebabkan meluapnya Sungai Padolo karena curah hujan yang cukup besar dan lama. Sekitar Pukul 19.30 Wita air mulai meluap menggenangi Kampung Sigi.

“Ketinggiannya tadi mencapai lutut orang dewasa. Hampir semua rumah di RT 08, RT 09 dan RT 10 RW 03 terdampak banjir,” ujarnya.

Meski tak sebesar banjir tahun 2016 lalu kata Yaman, dampak banjir tetap dirasakan warga. Air masuk ke semua rumah warga membawa sampah dan lumpur. Selain itu, trauma banjir juga masih dirasakan warga apalagi mengingat Kampung Sigi menjadi langganan banjir.

“Warga sudah evakuasi barang-barang ke tempat aman dan mulai membersihkan rumah malam ini karena air sudah surut,” kata Yaman.

Sebagian wanita dan anak-anak setempat malam ini harus mengungsi di Masjid Sultan Salahuddin karena kondisi rumah yang tergenang air serta kuatir terjadi banjir susulan.

Sementara itu, selain 3 RT di Kampung Sigi informasi, banjir juga menggenangi sebagian permukiman di Kelurahan Dara sekitar bantaran Sungai Padolo pada Pukul 20.00 Wita tadi. Serta terjadi luapan air sungai di sebagian Kampung Na’e Kelurahan Na’e. Namun, saat ini kondisi air sudah surut.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *