Tak Cukup Biaya Berobat, Rizal Harapkan Bantuan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Rizal, bocah berusia 12 tahun asal RT 016 RW 007 Dusun Guna Waktu Desa Risa Kecamatan Woha sudah 3 bulan tak lagi bisa sekolah dan mengenyam pendidikan seperti teman-teman sebayanya.

Rizal terlihat menahan sakit. Kini dia dirawat di RSUD Bima. Foto: Ady

Anak yatim yang duduk dibangku kelas 1 SMP ini menderita luka bakar sekujur tubuhnya akibat ledakan mesin pompa air 3 bulan lalu. Menurut saudaranya, Rizal saat itu dimintai bantuan oleh tetangganya untuk membawa bensin dan mengisinya di pompa air di sawah.

Namun ia terpeleset jatuh dan bensin yang dibawa berhamburan mengenai pompa air yang sedang menyala. Pompa air itupun meledak dan mengenai Rizal.

Namun ironis, karena keterbatasan ekonomi membuat Rizal kesulitan mendapatkan perawatan medis maksimal. Pihak keluarga sudah pernah membawa Rizal ke RSUD Bima dan RSUD Dompu. Ia sempat dirawat inap selama 10 hari bermodal kartu BPJS. Sayangnya karena tak cukup biaya pendampingan keluarga, Rizal terpaksa dipulangkan dan dirawat seadanya di rumah.

Sudah 3 bulan berlalu, tak ada tanda-tanda membaik luka bakar yang dialami Rizal. Setiap hari ia hanya merintih menahan sakit. Keluarga pun tidak bisa berbuat banyak karena tak punya biaya untuk berobat lagi.

Rizal memang berasal dari keluarga yang kurang beruntung. Dia adalah anak ke 3 dari 4 bersaudara. Bapaknya Ishaka sudah meninggal beberapa tahun lalu. Sejak saat itu, Rizal hidup bersama saudara-saudaranya karena ibunya Nurjanah keluar daerah mencari kerja untuk menghidupi keluarga.

Bersyukur saat ini Rizal dibantu relawan yang prihatin didampingi untuk berobat kembali. Senin (22/1) pagi, Rizal dijemput dari rumahnya di Desa Risa dan dibawa ke RSUD Bima.

“Sekarang Rizal sudah di RSUD Bima masih menunggu penanganan dari dokter. Lukanya benar-benar sudah parah dan harus segera ditangani,” kata Salmah, relawan yang mendampingi Rizal.

Salmah yang juga Ketua Komnas Anak Bima ini mengaku, Rizal benar-benar berasal dari keluarga tidak mampu dan membutuhkan bantuan dari berbagai pihak untuk biaya berobat.

“Dia ingin sekali sehat kembali agar bisa bersekolah lagi. Kami sangat berharap ada bantuan dari para dermawan,” harap Salmah.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *