3 Pemuda Mabuk Ancam Pemilik Kandang Ayam Pakai Parang

Kabupaten Bima, Kahaba.- Ada-ada saja ulah 3 pemuda yang diduga berasal dari Desa Tambe Kecamatan Bolo. Hanya gara-gara tak diberikan ayam, ketiganya nekat mengancam Rustam pemilik kandang ayam potong di So Manggelewa Watasan Des Leu menggunakan parang. Kasus ini terjadi pada Senin (22/1) kemarin dan ketiga pemuda tersebut telah diamankan Polsek Bolo.

Ilustrasi

Kapolsek Bolo AKP Muhtar HI mengungkapkan, sebelumnya ketiga pemuda tersebut diketahui usai minum minuman keras di Desa Tambe. Mereka lalu menuju kandang ayam milik korban dan meminta ayam potong pada istri korban Siti Hajar.

Namun oleh St. Hajar memberitahukan bahwa ayam belum ada yang besar dan belum layak untuk disembelih. Tetapi ketiga pemuda tersebut tidak percaya dan memeriksa sendiri di atas kandang.

Sesaat kemudian Rustam datang dan menemui ketiga pemuda tersebut dan memyampaikan hal yang sama. Namun bukannya pulang, salah seorang dari ketiga pelaku malah menghunus parang dan mengancam Rustam menggunakan parangnya.

“Ketiga pemuda tersebut adalah Firmansyah, Lukman Saidin dan Gajali Yasin,” ungkap Kapolsek.

Mendengar kejadian ini lanjut Kapolsek, perkumpulan peternak ayam potong dari Desa Rasabou datang ke tempat kejadian. Namun anggota Kepolisian cepat hadir untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Sekarang ketiga pemuda tersebut sudah diamankan di Polsek Bolo dan kasusnya masih diproses,” jelasnya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *