Angin Kencang Selama 3 Hari Kedepan, Waspada Pohon Tumbang dan Gelombang Tinggi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini untuk kewaspadaan masyarakat terkait potensi Peningkatan kecepatan angin selama akhir Januari 2018 di Wilayah NTB

Ilustrasi

Hasil analisis yang dirilis melalui fanpage BMKG Bima menjelaskan, terjadinya peningkatan kondisi kecepatan angin disebabkan oleh adanya gradien tekanan udara yang besar di wilayah NTB. Posisi matahari saat ini berada di sebelah selatan Equator, kondisi tersebut mengakibatkan terbentuknya daerah tekanan rendah yang berada di Selatan Equator tepatnya di daratan Utara Australia.

Rata-rata tekanan udara saat ini di wilayah equator indonesia berkisar pada nilai 1008hPa, kemudian tekanan rendah yang terbentuk di daratan Utara Australia saat ini mencapai nilai 992 hPa. Selisih tekanan udara yang besar tersebut memicu peningkatan kecepatan angin pada daerah yang di laluinya.

Pergerakan angin datang dari dari Laut Cina Selatan (BBU) bergerak menuju wilayah equator menuju wilayah perairan sekitar Bangka Belitung dan kemudian berbelok ke arah timur dan mengalami peningkatan kecepatan saat melewati wilayah Jawa, Bali, NTB dan NTT. Dekatnya posisi NTB dengan pusaran pusat tekanan rendah tersebut juga menjadi pendukung peningkatan kecepatan angin yang terjadi di sekitar wilayah NTB.

Potensi kondisi peningkatan kecepatan angin di wilayah NTB diperkirakan bisa mencapai nilai maksimum hingga 50 km/jam dan masih akan berlangsung hingga 3 hari kedepan.

Dampak dari kondisi cuaca ini, BMKG mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan, seperti pohon tumbang dan juga peningkatan tinggi gelombang mencapai 2 meter lebih di Selat Lombok, Selat Alas, Selat Sape, Perairan Utara dan Perairan Selatan NTB.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *