Lewirato Kembali Orbitkan 2 Calon Superstar Dangdut

Kota Bima, Kahaba.- Setelah sukses mengorbitkan bintang dangdut Ady Bima dan Alboa Bima di Dangdut Academi (DA) 2 dan 4 Indosiar, Kelurahan Lewirato Kota Bima kini kembali mengorbitkan dua calon superstar dangdut baru sekaligus. Yakni Mentari (25) dan Muhammad Ikbal (18).

Iqo dan Mentari. Foto: Istimewa

Kedua calon superstar yang bertetangga dan masih punya hubungan keluarga ini sama-sama mengikuti ajang pencarian bakat dangdut di audisi Liga Dangdut Indonesia (LIDA) Indosiar. Pada tanggal 14 Februari 2018 mendatang, Mentari dan Ikbal akan mengikuti tahap audisi konser nominasi zona NTB.

Muhammad Ikbal, merupakan remaja kelahiran Lewirato 26 Februari 2000 dan saat ini masih duduk di kelas 3 SMK. Bakat menyanyi Iko, panggilan Ikbal memang sudah terlihat sejak belia. Ia hobi menyanyi sejak masih di bangku SMP dengan genre suara dangdut.

Tahun lalu, anak ke 2 dari 3 bersaudara ini pernah mencoba peruntungan mengikuti DA4 Indosiar dan mendapatkan golden tiket melalui zona Makassar. Namun nasib belum berpihak, perjuangan Iko terhenti karena tidak termasuk yang dipanggil juri untuk lanjut audisi di Jakarta.

Selain memiliki bakat terpendam, darah penyanyi Iko rupanya menurun dari kedua orangtuanya. Ibunya Sri Hartati merupakan penyanyi dangdut dan Bapaknya Bucek Balada merupakan penyanyi balada dan tembang kenangan.

Menurut sang ibu awalnya ia tak menyangka putranya akan mewariskan bakatnya menyanyi dangdut. Ia mulai tahu saat sering mendengar Iko menyanyi di kamar mandi dan waktu perpisahan bersama teman-teman SMP-nya. Terbaru ketika Iko mengikuti lomba karaoke 17 Agustus 2017 lalu menuai banyak pujian karena suaranya bagus.

“Sebagai ibu tentu saya berharap mudah-mudahan Iko bisa sukses dan membanggakan keluarga. Saya berpesan ke Iko, kalau sudah jadi bintang jangan sombong, rajin beribadah dan sering latihan,” ujarnya.

Lain lagi dengan Mentari. Perempuan kelahiran 1993 ini memang sejak SD sudah terlihat bakatnya sebagai penyanyi. Ia kerap mengikuti festival, vokal grup dan lomba menyanyi dangdut mewakili sekolah. Anak terakhir dari 5 bersaudara ini beberapa kali pernah menyabet juara ketika sekolah.

Setamat sekolah, Mentari menjadikan penyanyi sebagai profesi sampingan selain rutinitas sebagai ibu rumah tangga. Pengalamannya pun di dunia tarik suara sudah cukup mumpuni. Di Bima namanya sebagai penyanyi sudah tak asing lagi.

Ia kerap manggung bersama dengan sejumlah artis lokal. Seperti baru-baru ini bersama Alboa dan Anggun di Labuan Bajo. Mentari juga pernah menggarap album dangdut Bima bersama Fauzi sebelum mengikuti KDI.

Tak hanya itu, buah hati Almarhumah Siti Jatiah dan Mustakim Ibrahim ini pernah mengikuti audisi DA2 dan mendapat silver tiket. Kemudian DA4 mendapat golden tiket. Walaupun belum beruntung karena selalu mentok di dewan juri.

“Motivasi saya kembali ikut LIDA karena ingin mengasah bakat dan mewujudkan keinginan ayah untuk naik haji,” kata Mentari.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *