Lutfi-Feri Yakinkan Warga Lewirato Soal Perubahan Untuk Kota Bima

Kota Bima, Kahaba.- Bakal pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bima HM Lutfi – Feri Sofiyan bersilaturahim dengan masyarakat Kelurahan Lewirato, Selasa (30/1). Pada kesempatan itu, juga dirangkaikan dengan pembentukan tim pemenangan, penyerahan bantuan kursi dan wireless.

Pasangan Lutfi – Feri saat silahturahim dengan warga Kelurahan Lewirato. Foto: Bin

Dihadapan ratusan masyarakat setempat, Lutfi memperjelas keinginannya untuk menjadi Walikota Bima. Meninggalkan jabatan mentereng sebagai pejabat negara di senayan. Itu semua dilakukan karena kecintaannya pada kampung halaman, dan ingin membawa perubahan untuk kesejahteraan seluruh rakyat Kota Bima.

“Keluarga di lewirato mungkin bertanya, ko’ Lutfi mau kembali ke Kota Bima, padahal sudah enak menjadi anggota DPR RI. Saya menjawab, sudah waktunya saya kembali untuk daerah dan beruat lebih banyak untuk perubahan Kota Bima,” jelasnya.

Menurut Lutfi, saat ini Kota Bima harus diberi sentuhan yang signifikan. Jika hanya mengandalkan anggaran APBD sekitar Rp 800 miliar dan PAD Rp 30 miliar, maka tak ada pertumbuhan yang berarti. Kondisi daerah yang ini pun menjadi kegelisahan-kegelisahannya selama menjadi wakil rakyat untuk Dapil NTB.

Pikiran itu diakuinya, juga selalu dipikirkan oleh bakal calon Walikota Bima asal Kelurahan Lewirato H Sutarman. Setiap bertemu di Jakarta, acapkali berdiskusi dan bertukar pikiran banyak hal untuk perubahan Kota Bima. Hanya saja, dirinya bernasib baik bisa lolos untuk mengikuti pesta demokrasi itu, dan akan besungguh – sungguh menciptakan perubahan untuk Kota Bima yang lebih baik.

“Saya dan H Sutarman selalu bicara perubahan untuk daerah. Jika saya dan pak Feri ditakdrikan untuk memimpin Kota Bima. Kami tak akan mengkhianati kepercayaan rakyat dan benar – benar akan memberi perubahan untuk Kota Bima,” janjinya.

Kata Lutfi, kesenjangan yang ada di daerah saat ini cukup tinggi. Disatu sisi, ada prestasi seperti geliat IPM Kota Bima yang lebih baik dari daerah lain di NTB atau nomor 2 setelah Kota Mataram. Artinya, potensi sumber daya manusia yang tidak dimiliki oleh daerah lain ini akan dimaksimalkan digunakan untuk perubahan dan kesahteraan rakyat Kota Bima.

Sementara itu Feri Sofiyan dalam sambutannya menjelaskan, ia bersama Lutfi memiliki niat untuk membangun dan membawa perubahan seluruh aspek di Kota Bima. Komitmen itu semkain kuat ketika mendapat dukungan dari masyarakat.

“Ada banyak program yang akan membawa perubahan untuk Kota Bima. Apalagi didukung dengan kemampuan H Lutfi yang sudah menjadi anggota DPR RI selama 2 periode dan memiliki banyak jaringan di pemerintah pusat,” paparnya.

Ia merasa yakin, dengan semakin banyaknya dukungan yang mengalir untuk pasangan Lutfi – Feri. Maka slogan Kota Bima Bangkit yang diusung untuk perubahan untuk daerah akan bisa terlaksana dengan baik.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *