Ketua STKIP Tanggapi ‘Dingin’ Bentrok Antar Mahasiswa

Kota Bima, Kahaba.- Ketua STKIP Bima, Drs. Mustamin, M.Si menilai perkelahian antar mahasiswa yang terjadi beberapa waktu lalu adalah hal yang biasa. Diharapkan kegiatan itu menjadi salah satu proses pembelajaran kedewasaan yang tidak diulangi ke depannya. Masalah itu bagian dari dinamika kampus dan pemahaman demokrasi di tengah mahasiswa yang masih rendah.

Ketua STKIP, Drs. Mustamin, M.Si saat menggelar konferensi pers pasca bentrokan antar lembaga Mahasiswa di STKIP Bima. Foto: Abie

Kejadian bentrok antar mahasiswa yang melukai salah seorang mahasiswa, Iwan, Kamis, 4 Oktober 2012 lalu yang diwarnai aksi kejar-kerjaran dengan menggunakan senjata tajam, Ketua STKIP, Drs, Mustamin, M.Si meminta kejadian itu tidak perlu dibesar-besarkan. Walaupun demikian, Mustamin sangat menyesalkan kejadian tersebut dan berharap penyelesaian dapat dilakukan secara kekeluargaan akan tetap memproses secara hukum atas tindak pidana yang terjadi.

Untuk saat ini, diakui Mustamin, pihak lembaga sedang berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengupayakan jalan keluar terbaik bagi penyelesaian persoalan tersebut, agar tidak melebar dan melahirkan bentrokan-bentrokan lain.

Mengenai sikap kampus, pihak STKIP sebagai institusi akan mempelajari masalah yang mendasari bentrokan antar lembaga kemahasiswaan itu. Menurut Mustamin, pihaknya tidak bisa langsung memberikan sanksi begitu saja, dan sementara pihak lembaga masih memberikan pembinaan kepada mahasiswa pelaku kekerasan tersebut.

“STKIP Bima adalah kampus yang melahirkan calon-calon guru dan pendidik. Perlu langkah dialog dan musyawarah yang dilakukang dengan kepala dingin untuk menyelesaikan persoalan yang muncul,” ujarnya. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *