Hasil Otopsi, Kematian Sukirman Bukan Akibat Kekerasan

Kota Bima, Kahaba.- Guna mengetahui motif  kematian Sukirman, warga Rabangodu Selatan yang diduga dibunuh. Sat Reskrim Polres Bima Kota menghadirkan Tim Forensik Polda NTB untuk mengtopsi jasad korban, Selasa (30/1). Proses otopsi disaksikan langsung oleh pihak korban. (Baca. Mayat Pensiunan Pegawai Ini Ditemukan di Gang Buntu)

Jasad Sukirman terkapar di gang buntu. Foto: Istimewa

Kanit Pidum Sat Reskrim Polres Bima Kota IPDA Dediansyah menjelaskan, sesuai hasil otopsi Tim Forensik Polda NTB tadi malam, menyebutkan kematian korban tidak diakibatkan karena adanya kekerasan. (Baca. Alami Sejumlah Luka, Sukirman Diduga Dibunuh)

“Korban mengalami depresi berat, mengakibatkan trauma, komplikasi sehingga jantungan,” ujarnya, Rabu (31/1).

Ditanya mengenai luka seperti di mulut korban, Kanit mengaku karena korban jatuh tengkurap dan terbentur dengan tanah. (Baca. Penemuan Mayat di Rabangodu, Polisi Amankan 4 Orang Warga)

“Kematian korban tidak ada tanda-tanda kekerasan,” katanya.

Pihak keluarga sambung Dediansyah, telah menerima hasil otopsi. Karena hasilnya disampaikan langsung oleh Tim Forensik Polda NTB.

“Mayat korban sudah kami antar ke rumah duka,” jelasnya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *