Konfercab GP Ansor, Kurnia Terpilih Aklamasi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Muhammad Kurnia terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Bima periode 2018-2022. Pria asal Langgudu ini dipercaya memimpin organisasi pemuda di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) melalui Konferensi Cabang (Konfercab) yang digelar di Kecamatan Woha, Sabtu (3/2) kemarin.

Konfercab GP Ansor Kabupaten Bima. Foto: Istimewa

Ketua Panitia Konfercab GP Ansor Nursahid mengatakan, proses Konfercab untuk melaksanakan transisi kepengurusan berjalan lancar. Forum tertinggi dalam organisasi di tingkat cabang ini dihadiri 14 Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan dibuka oleh Ketua Umum PW GP Ansor NTB didampingi Bendahara PW GP Ansor NTB.

“Karena tidak ada figur lain yang mencalonkan diri sebagai ketua, semua peserta yang hadir memilih sahabat Kurnia secara aklamasi,” jelas Nursahid.

Ia percaya, di bawah kendali Kurnia proses kaderisasi dan pengembangan organisasi dapat berjalan dengan baik. Sebagai figur muda, Kurnia dinilai punya bekal pengalaman yang cukup lama di GP Ansor, semangat berorganisasi yang tinggi dan didukung relasi di luar organisasi.

Usai terpilih aklamasi, Kurnia menyampaikan terimakasih kepada seluruh peserta Konferscab yang telah mengamanahkan kepadanya nahkoda PC GP Ansor Kabupaten Bima. Begitu pula apresiasi disampaikannya kepada semua pengurus demisioner yang telah mengabdikan diri di organisasi.

Ia mengajak kepada semua kader muda GP Ansor, Banser dan PAC untuk bersatu dan terus berkiprah mengabdikan diri untuk daerah dan bangsa. Sebab baginya, berorganisasi adalah pengabdian, menyebarkan manfaatkan serta kebaikan bagi masyarakat luas.

“Komitmen saya akan mulai merapikan administrasi dan tata kelola organisasi, kemudian penguatan kader melalui pemahaman ke-NU-an yang berlandaskan ahlusunnah wal jamaah,” ujarnya.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *