Misteri Empat ‘Ninja’ Sebelum Kebakaran STKIP

Kota Bima, Kahaba.- Kebakaran yang menghanguskan empat ruangan kampus STKIP Bima, Senin (8/10/2012) dini hari menyisakan sejumlah pertanyaan. Informasi yang berhasil diendus Kahaba  beberapa saksi mata sempat melihat sejumlah kejanggalan sebelum terjadinya kebakaran, diantaranya empat orang orang yang bercadar diketahui berlalu-lalang di dalam areal kampus satu jam sebelum kebakaran terjadi.

Gedung Kampus STKIP dipasang garis polisi pagi hari pasca kejadian kebakaran. Foto: Bima Mawardy

Dari investigasi Kahaba di lokasi kejadian, sejumlah warga yang menonton peristiwa kebakaran tersebut mengaku sudah mendengar desas-desus mengenai adanya hal yang mencurigakan, tepat sebelum informasi terbakarnya kampus diketahui secara luas. Informasi yang santer terdengar, sebelum kebakaran terjadi  akan ada aksi lanjutan dari pertikaian sebelumnya antara anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dengan anggota UKM Seni Gong 96.

Sumber Kahaba yang tak mau disebutkan namanya mengungkapkan sekurang-kurangnya ada empat orang yang tidak diketahui identitasnya terlihat di sekitar lokasi sebelum kebakaran terjadi. Empat orang tersebut berpenampilan serupa, yaitu mengenakan cadar dengan menggunakan kain jenis sarung tradisional dan terlihat berdiri tepat di gerbang kampus.

Sumber juga menyaksikan ada tiga buah sepeda motor saat awal kejadian kebakaran yang berlalu-lalang di depan kampus dan seketika melaju dengan kecepatan tinggi dari arah kampus ke arah barat kemudian diperkirakan menghilang dari pantauan di sekitar wilayah sadia.

Cerita lain yang ditemui saat kebakaran terjadi, api begitu cepat menghanguskan bangunan dalam waktu 20 menit. Kebakaran nyaris terjadi secara bersamaan di empat ruangan berbeda.  Selain itu listrik di ruangan yang terbakar itu, diketahui padam sebelum kebakaran itu mulai diketahui secara luas oleh masyarakat.

Beberapa hal tersebut tentunya menjadi tanda tanya tersendiri dibalik insiden yang terjadi di subuh buta itu. Kerja keras pihak Kepolisian sangat dibutuhkan untuk mengungkap motivasi sebenarnya dari kejadian yang merugian STKIP Bima 1,5 miliar rupiah tersebut. “Apakah salah satu gedung perkuliahan STKIP Bima itu terbakar ataukah sengaja dibakar oleh pihak-pihak tertentu?,” ungkap sumber yang tinggal di sekitar kampus itu.[BS]

 

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *