Agenda Penetapan dan Pengundian Nomor Paslon, Lalu Lintas Direkayasa

Kota Bima, Kahaba.- Pada rapat koordinasi yang digelar KPU Kota Bima, juga dibahas soal rekayasa lalu lintas untuk kegiatan penetapan pasangan calon dan pengundian nomor urut calon Walikota dan Wakil Walikota Bima. Saat pasangan calon dan pendukung datang ke lokasi kegiatan, diharuskan mematuhi rekayasa oleh pihak kepolisian.

Suasana kantor KPU Kota Bima saat acara penetapan Paslon Walikota dan Wakil Walikota Bima. Foto: Bin

Bahkan pada saat rapat tersebut diundi juga posisi duduk pendukung pasangan calon di ruangan. Termasuk tempat parkir kendaraan, agar lebih tertib.

Ketua KPU Kota Bima Bukhari menjelaskan, berdasarkan kesepakatan, Pasangan H Arahman-Hj Fera Amelia (MANuFER) akan start dari Kelurahan Sadia, kediaman calon Wali Kota Bima. Sementara pasangan Lutfi-Feri akan start dari Kelurahan Jatiwangi, dari kediaman calon. Pasangan Subhan-Wahyudin (SW) akan start dari Rabangodu Utara.

“Calon SW dan MANuFER, akan parkir kendaraan dengan pendukung di Taman Ria. Selanjutnya berjalan kaki menuju Paruga Nae. Sedangkan Calon dan Tim Lutfi-Feri akan parker di cabang Malake, selanjutnya jalan menuju Paruga Nae,” jelasnya.

Dikatakan Bukhari, masing-masing Calon diundang dengan pendukungnya sebanyak 30 orang. Meskipun ada keinginan dari masing-masing tim menghadirkan lebih banyak pendukung.

“Kami imbau agar tidak menghadirkan lebih banyak pendukung dari yang sudah diundang oleh KPU,” ujarnya.

Untuk itu, kata dia, Polres, TNI, Sat Pol PP dan Dishub siap mengamankan. Dishub akan bertugas untuk mengatur kelancaran lalu lintas, Sat Pol PP dan Kepolisian akan mengamankan asset-aset.

“Sementara tanggal 14 malam, akan dilakukan penertiban alat peraga oleh Sat Pol PP, diawasi Panwaslu, KPU Kota Bima dan dibackup keamanan dari kepolisian,” terangnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *