Kasus Penipuan KTP Untuk La Tofi, Pemeriksaan Akan Mengarah ke Bank Swasta

Kabupaten Bima, Kahaba.- Polisi terus memeroses kasus dugaan penipuan syarat dukungan yang dilaporkan bakal pasangan calon Walikota Bima-Wakil Walikota Bima jalur perseorangan Taufik (La Tofi) – H Usman AK. (Baca. Dukungan KTP Dari Ali-Sakti Palsu, La Tofi Lapor ke Panwaslu dan Polisi)

Kanit Pidum Sta Reskrim Polres Bima Kota IPDA Dediansyah. Foto: Bin

Syarat dukungan perbaikan KTP yang diserahkan ke KPU oleh pasangan tersebut tidak dapat diverifikasi faktual, karena hampir semuanya dari 13.028 KTP palsu.

Kanit Pidum Sta Reskrim Polres Bima Kota IPDA Dediansyah mengaku, laporan tersebut masih dalam proses penyelidikan. Pihaknya pun masih mencari sejumlah bukti tambahan dan memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keteranga.

“Saksi yang sudah diperiksa baru 3 orang, dari pihak La Tofi,” ujarnya, Senin (12/2).

Kata dia, dalam waktu dekat pihaknya akan melanjutkan dengan menggelar perkara kasus itu. Baru kemduian dinaikan ke tingkat penyidikan. Pada tingkat penyidikan nanti, sejumlah pihak yang berkaitan dengan penyerahan KTP akan dipanggil sebagai saksi.

“Nanti juga rencananya kita akan mengarah ke pemanggilan sumber KTP dari salah satu bank swasta di Bima,” katanya.

Sebab sambung Dediansyah, jika dipelajari kasus tersebut. Ada dugaan keterlibatan dari salah satu bank swasta tersebut, selain pihak – pihak lain yang terlibat pada transaksi penyerahan KTP tersebut.

“Pengembangan penyidikan nanti memang akan mengarah ke sejumlah pihak lain. Termasuk pihak bank swasta tersebut,” ungkapnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *