Di APBDes Tertera Pembuatan Website, Pemdes Tumpu Malah Pasang Wifi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Ada yang aneh dalam pembelanjaan Dana Desa Pemerintah Desa Tumpu Kecamatan Bolo tahun 2017. Pasalnya anggaran untuk pembuatan website sesuai yang tertera dalam APBDes tahun 2017, malah dipakai untuk pemasangan wifi.

Kantor Desa Tumpu. Foto: Yadien

Haerudin Bendahara Kantor Desa Tumpu Kecamatan Bolo  mengaku, pemasangan wifi tersebut menggunakan anggaran sekitar Rp 5 juta lebih. Anggaran tersebut juga tertera pada nota belanja.

“Pembelanjaan dana desa itu salah. Karena penggunaannya tidak sesuai dengan APBDes tahun 2017. Dalam LPJ pun kami tetap memasukan pembuatan website, bukan Wifi,” tegasnya, kemarin.

Saat diwawancara Haerudin sepertinya terlihat tertutup. Bahkan dia beberapa kali meminta wartawan untuk tidak merekam saat diwawancara.

“Tolong jangan direkam, saya tidak enak,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Tumpu Arifin Yasin mengatakan, untuk urusan pembelanjaan anggaran website untuk pemasangan wifi tersebut sekertaris desa yang lebih tahu

“Sekdes yang belanja, jadi sekdes yang tahu urusan itu,” ucapnya.

Diakui Kades, benar dalam APBDesnya anggaran tersebut untuk pembuatan website, namun digunakan untuk memasang wifi. Kades juga mengakui jika dalam LPJ pihaknya melaporkan pembuatan website.

“Iya, LPJnya memang website,” akunya.

Awalnya dia mengira bahwa wifi dan website sama, itu sebabnya dia menandatangani surat persetujuan pemasangan wifi yang dibuat oleh Sekdes waktu itu.

“Makanya tanyakan sekdes, dia yang tau urusan itu. Saya benar-benar tidak mengerti,” ungkapnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, kades mengaku akan memanggil sekdes dan bendahara dakam waktu dekat untuk koordinasi dan bicarakan masalah tersebut.

Di tempat terpisah, Sekdes Tumpu Iksan M Tahir juga mengakui bahwa telah menggunakan anggaran pembuatan website untuk memasang wifi.

“Mana bisa bangun website kalau tidak ada wifi,” katanya.

Ditanya kenapa tidak masukkan pemasangan wifi saat penyusunan APBDes, sekdes mengaku waktu itu dia belum menjabat sebagai sekdes.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *