Bupati Bima Sampaikan Pendapat Akhir APBD-P TA. 2012

Kabupaten Bima, Kahaba.-  Rapat Paripurna ke-7 masa sidang III DPRD Kabupaten Bima dengan agenda Penyampaian Pendapat Akhir kepala Daerah atas APBD Perubahan tahun anggaran 2012 berlangsung Senin (8/10/2012) di Ruang Sidang Utama DPRD setempat.

Bupati Bima, H. Ferry Zulkarnaen, ST. Foto: Bagian Humas Pemda

Bupati Bima, H. Ferry Zulkarnaen, ST di hadapan paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Drs. H. Muchdar Arsyad yang didampingi oleh dua wakil ketua yaitu Adi Mahyudi dan Drs. H.M. Najib H.M. Ali MM,  menyampaikan  bahwa dalam kurun waktu tiga  bulan ke depan,  beberapa program strategis harus segera dilaksanakan antara lain beberapa kegiatan fisik yang tertuang dalam APBD Kabupaten Bima TA. 2012. Sebab, lanjut Bupati, salah satu ukuran keberhasilan pelaksanaan APBD adalah prosentasi realisasi anggaran, di samping ukuran kinerja yang mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pembinaan sosial kemasyarakatan.

Pada rapat yang dihadiri unsur FKPD, Sekda, dan kepala SKPD lingkup pemerintah Kabupaten Bima tersebut, Bupati memaparkan rincian komponen utama APBD-P tahun 2012. Pendapatan Daerah ditetapkan Rp 921, 97 miliar, mengalami kenaikan sebesar Rp 65,71 miliar atau  7,67%  dari APBD sebelum perubahan sebesar Rp 856, 26 miliar.

Selanjutnya pada komponen belanja daerah ditetapkan sebesar Rp 951, 46 miliar.  Jumlah ini mengalami kenaikan  Rp 81,3 milyar atau  9,35% dari APBD sebelum perubahan sebesar Rp 870,10 miliar. Sedangkan,  pada pembiayaan netto ditetapkan sebesar Rp 29,48 miliar atau mengalami kenaikan sebesar Rp 15,6 miliar  dari APBD sebelum perubahan sebesar Rp 13,8 miliar.

“Dengan melihat angka tersebut, dari sisi pendapatan tentunya diperlukan upaya keras untuk merealisasikan target yang telah tertuang dalam APBD Kabupaten Bima TA. 2012 baik bersumber dari pos PAD, Dana perimbangan maupun nilai – nilai pendapatan yang sah,” terang Ferry.

Menurutnya, penyesuaian nomenklatur anggaran juga dilakukan menindak lanjuti masukan dari Tim BPK. Penyesuaian dan pengalihan tersebut semata–mata dimaksudkan untuk menyempurnakan penganggaran sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian maka diharapkan agar proses penganggaran, penata-usahaan dan pertanggung jawaban APBD tahun 2012 akan lebih baik dari tahun sebelumnya. [BQ*]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *