Jembatan Desa Nggelu Putus, Aktifitas Warga Terhambat

Kabupaten Bima, Kahaba.- Jembatan di Desa Nggelu Kecamatan Lambu Kabupaten Bima putus, akibat tergerus air hujan yang akhir-akhir ini turun dengan intensitas tinggi. Meskipun hanya berukuran sedang, jembatan sekitar 7×1,5 meter itu sangat vital bagi warga setempat.

Kondisi jembatan Desa Nggelu yang putus. Foto: Istimewa

Sekretaris Desa Nggelu Hatmin mengaku, jembatan putus terjadi Sabtu (17/2) kemarin, sekitar pukul 17.20 Wita. Saat itu, hujan turun dengan durasi waktu yang cukup lama. Sesaat kemudian, jembatan tiba-tiba putus.

“Jembatan putus karena kondisinya yang  memang sudah rusak sejak diperbaiki satu tahun lalu. Jembatan itu juga sudah rapuh,” ujarnya.

Setelah putusnya jembatan tersebut, diakuinya aktifitas masyarakat yang menuju Desa Nggelu terhambat. Untuk sementara, masyarakat membuat jalur darurat agar bisa dipergunakan sementara waktu.

“Jembatan ini sangat vital. Karena sebagai jalur perekonomian warga juga,” bebernya.

Untuk itu, dirinya bersama masyarakat meminta kepada pemerintah untuk segera mencarikan solusi. Agar jembatan ini bisa dibangun kembali, sehingga aktifitas masyarakat kembali berjalan normal.

Hatmin menambahkan, Dinas PUPR Kabupaten Bima beserta anggota DPRD Sulaiman MT juga telah datang melihat kondisi jembatan. Masyarakat menganggap ini merupakan respon cepat pemerintah dan dewan, untuk segera merealisasikan pembangunan jembatan baru.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *