Akhir Februari STT Bima Wisuda Mahasiswa Teknik Sipil

Kota Bima, Kahaba.- Sekolah Tinggi Teknik (STT) Bima mengagendakan akhir bulan Februari tahun 2018 menggelar wisuda mahasiswa Teknik Sipil di Paruga Nae Convention Hall Kota Bima. Wisuda tersebut yang kedua kalinya di gelar STT, setelah sebelumnya menggelar wisuda untuk mahasiswa Teknik Lingkungan.

Ketua Yayasan STT Bima H Zainul Arifin. Foto: gardaasakota.com

Ketua Yayasan STT Bima H Zainul Arifin menjelaskan, wisuda kali ini menjadi sesuatu yang spesial dan kejutan untuk warga Bima dan Dompu. Karena jurusan Teknik Sipil yang dipertanyakan keabsahannya terjawab dengan meraih sertifikat akreditasi beberapa pekan lalu.

“Ini menjadi kejutan bagi warga Bima dan Dompu. Karena STT merupakan satu-satunya kampus teknik yang ada di Bima dan jurusan Teknik Sipil sudah diakreditasi,” ujarnya, Rabu (21/2).

Mantan Bupati Bima itu mengaku, setelah melalui proses visitasi dan meraih sertifikat akreditasi. Mahasiswa Teknik Sipil STT Bima akan diwisuda pada tanggal 28 Februari 2018 di gedung Convention Hall Paruga Nae Kota Bima.

“Rencana ini sudah rampung dan tinggal dilaksanakan proses wisuda,” katanya.

Abuya, begitu ia biasa disapa mengakui, sebagai penyelenggara pendidikan STT Bima pihaknya juga selama ini merasa khawatir dengan kondisi mahasiswa Teknik Sipil yang belum diwisuda. Namun setelah mendapatkan sertifikat akreditasi, pihaknya merasa lega dan bisa menyelesaikan semua proses studi mahasiswa.

“Makanya selama berbulan-bulan kita mengurus untuk melengkapi proses akrediasi ini. Setelah Teknik Lingkungan diakreditasi, alhamdulillah Teknik Sipil juga bisa diakreditasi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dengan dikreditasinya 2 jurusan tersebut. Maka Abuya merasa yakin animo masyarakat untuk belajar di kampus STT Bima akan semakin meningkat. Dirinya pun meminta kepada warga Kota Bima untuk tidak ragu lagi dengan legalitas STT Bima.

Sementara itu, Ketua STT Bima M Irfan menjelaskan, jumlah mahasiswa STT yang akan diwisuda tanggal 28 Februari nanti lebih dari 100 orang. Ditambah lagi dengan 19 orang mahasiswa Teknik Lingkungan yang tertunda wisudanya tahun kemarin.

“Kenapa jumlah mahasiswa Teknik Sipil banyak diwisuda, karena ini mahasiswa sejak angkat pertama sampai angkatan keempat,” sebutnya.

Wisuda ini jelas Irfan, juga berdasarkan SK BAN PT Nomor:205/I/2018 tentang sertifikat akreditasi Teknik Sipil. Setelah sekian lama menunggu proses visitasi dan hasil akreditasi, akhirnya sertifikat tersebut keluar.

Untuk itu dirinya menyakinkan kepada semua masyarakat Bima dan Dompu agar tidak meragukan kapasitas STT Bima sebagai penyelenggara pendidikan yang berkualitas dan telah memiliki izin resmi.

“STT merupakan laboratorium teknik satu-satunya di Bima dan Dompu. Jadi, jangan khawatir lagi untuk belajar dan meneruskan studi jurusan teknik di STT,” tambahnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *