Camat Raba Diduga Terlibat Kampanye, Panwaslu Kantongi Video Rekaman

Kota Bima, Kahaba.- Padahal sudah diingatkan oleh SE Menpan RB dan imbauan Walikota Bima agar ASN tidak berpolitik praktis. Rupanya tidak dituruti oleh Camat Raba H Surfil. Pasalnya, yang bersangkutan diduga terlibat kampanye salah satu pasangan calon.

Camat Raba H Surfil terekam saat ikut kampanye dan menyebutkan nama salah satu Paslon sambil memberi kode dengan simbol tangan. Foto: Istimewa

Komisioner Panwaslu Kota Bima Muhaemin mengakui, pihaknya baru-baru ini telah menerima laporan dari salah satu tim Paslon tentang keterlibatan H Surfil saat kampanye pasangan calon Walikota dan WaKil Walikota Bima.

“Kami baru terima kemarin, dan telah melihat berkas laporan tersebut. Apakah sudah memenuhi unsur pelanggaran atau tidak, kami akan tindaklanjuti,” ujarnya, Rabu (21/2).

Muhaemin mengungkapkan, laporan yang diberikan tim Paslon tersebut berupa video rekaman yang di dalamnya terdapat Camat Raba H Surfil beserta masyarakat yang sedang berkumpul. Kemudian, saat itu Surfil melakukan yel-yel dengan menyebut nama salah satu kandidat calon walikota.

“Kami baru periksa rekaman video, sedangkan saksi-saksi belum ada. Kami sarankan kepada pelapor agar melengkapi laporan dengan sejumlah saksi,” katanya.

Pihaknya pun akan tetap menunggu pihak pelapor agar melengkapi laporan dengan sejumlah saksi yang melihat keterlibatan Surfil saat kampanye.

Sementara itu, Camat Raba H Surfil yang dimintai tanggapan mengakui dirinya ada dalam video tersebut.

“Benar saya ada dalam video tersebut, saat itu sedang menghadiri undangan salah satu Gapoktan di wilayah Kecamatan Raba,” bebernya.

Lalu bagaimana dengan yel-yel menyebutkan nama salah satu paslon, H Surfil sempat terdiam sesaat lalu menjelaskan bahwa tidak ada menyebut nama paslon apalagi berkampanye.

“Mengenai yel-yel tidak benar, tidak benar ko’,” elaknya.

Ditanya bagaimana dengan rekaman video yang sudah jelas menyebut nama salah satu paslon. Surfil seketika tidak bisa menjawab dan mengaku sedang ada rapat.

“Maaf saya lagi ada rapat bersama Dinas Kesehatan. Lagi pula ini sudah menjadi ranah Panwaslu untuk menindaknya. Jadi tunggu saja,” tambahnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *