Bupati Bima Petik Perdana Cabai Budidaya Pola Tanam Polikultura Babuju Mandiri

Kabupaten Bima, Kahaba.- Bupati Bima pun Hj Indah Damayanti Putri diundang untuk melakukan petik perdana cabai budidaya pola tanam holtikultura oleh Babuju Mandiri di So Tera Dusun Tengge 1 Desa Tolowata Kecamatan Ambalawi, Rabu (21/2).

Bupati Bima saat petik perdana sabai budidaya pola tanam Polikultura oleh Babuju Mandiri. Foto: Dok Babuju

Bupati hadir didampingi oleh beberapa kepala SKPD. Kendati gerimis, namun romobongan pemerintah tersebut tetap melewati jalan ekonomi lereng bukit sejauh 1,5 Km dan berjalan kaki 500 meter menembus jalan setapak pegunungan.

Lelah dan letih rombongan itu pun terobati ketika memasuki Lokasi So Tera, areal yang digunakan untuk uji tanam polikultura ini. Disambut oleh tanaman padi beras merah yang mulai berbulir, ditanam bersama Jagung Mutiara disela-sela padi.

Bupati Bima mengapresiasi pola tanam Polikultura yang dilakukan dengan metode tumpang sari. Menurut Bupati, jika saja pola ini bisa diadopsi dibeberapa wilayah di Bima dengan cara pendampingan penuh seperti ini, maka tidak perlu lagi memasok kebutuhan cabai dan lainnya dari luar Bima.

“Malah kita akan bisa menjadi daerah pemasok untuk wilayah luar Bima kedepannya,” ungkap Bupati Bima jelang dilakukannya petik perdana.

Selain melakukan petik perdana cabai, pada kesempatan tersebut Bupati juga menyerahkan bantuan untuk 4 kelompok binaan Babuju Mandiri Desa Tolowata berupa mesin air 5 PK, mulsa serta benih tomat dan polybag, yang diterima secara simbolis oleh Manager Babuju Mandiri, Rangga Babuju.

“Saya sangat mengapresiasi upaya-upaya kreatif dan inovatif yang dilakukan Babuju Mandiri dalam membangun Bima. Dan ini adalah karya nyata generasi muda yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat sekitar dan warga Bima pada umumnya,” ucap Bupati Bima.

Pada awal April mendatang, Bupati Bima juga berencana hadir dalam panen Perdana Budidaya Udang Vaname Babuju Mandiri, dilahan tambak 2 Ha di Desa Rupe Kecamatan Langgudu. Pada Awal Mei mendatang, Bupati juga direncanakan untuk melakukan panen perdana Budidaya Lebah Trigona Kelompok Binaan Babuju Mandiri Desa Simpasai Kecamatan Monta.

Di tempat yang sama, Abubakar, Koordinator Kelompok Budidaya Binaan dan Pendampingan Babuju Mandiri di Desa Tolowata mengaku, pola tanam Polikultura dilakukan atas arahan Ketua Babuju Mandiri Rangga. Pola itu pun cukup dirasa manfaatnya dan pemilik lahan disekitar lokasi mulai melakukan hal yang sama.

Bupati Bima bersama anggota Babuju Mandiri. Foto: Dok Babuju

“Kita semua bisa melihat beberapa lahan dibagian utara dan selatan lokasi kita ini. Ada yang Budidaya tanaman Sawit yang terintegrasi dengan kolam tanah, untuk ikan air tawar jenis nila dan Pepaya California,” paparnya.

Sementara itu Rangga menjelaskan, tanaman cabai masuk dalam salah satu item Sembako yang dibutuhkan setiap hari. Cabai pada umumnya digunakan sebagai bumbu penyedap atau bumbu perasa pd makanan atau jasa usaha kuliner. Dan Cabai pun memiliki masa langka yang membuat harga Cabai naik berkali-kali lipat.

Menurut pria berambut gondrong itu, semua orang tahu masa langka cabai terjadi pada musim hujan pada kisaran Februari hingga Maret. Hal ini diakibatkan oleh sifat cabai yang cepat busuk dan mati, lantaran tidak tahan terhadap genangan air yang berlebihan pada musim hujan.

“Tidak banyak petani yang berani tanam cabai menjelang musim hujan akibat iklim dan cuaca pada periode itu. Jadi menyebabkan cabai ini langka dan mempengaruhi kenaikan harga,” jelasnya.

Dari itu, Tim Babuju Mandiri melakukan berbagai upaya uji coba tanam, pemilihan lahan, uji unsur hara, uji kelembaban suhu dan yang paling penting adalah uji teknik penanaman yang tepat. Setelah itu, dilakukan uji tanam Cabai diareal 15 are pada musim hujan akhir 2016 dan dipanen pada Februari 2017 yang lalu dan didapati hasil yang memuaskan.

“November 2017, kelompok Binaan Babuju Mandiri memberanikan diri menanam cabai musim hujan dengan pola tanam Polikultura diareal 6 Ha pd 3 titik sebaran di Kabupaten Bima, hasilnya pun cukup memuaskan,” katanya.

Rangga pada kesempatan itu juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Bima yang telah menyempatkan hadir dan melakukan petik perdana cabai budidaya pola tanam holtikultura.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *