Warga Kota Bima Nunggak Pajak Kendaraan Sebesar Rp 3,8 Miliar

Kota Bima, Kahaba.- Kepala UPTB-UPPRD Kota Bima H Muhammad Ali mengungkapkan, di Kota Bima masih banyak yang belum menunaikan kewajiban membayar pajak kendaraan. Jumlahnya mencapai ribuan atau sebanyak 6.450.

Kepala UPTB-UPPRD Kota Bima H Muhammad Ali. Foto: Deno

“Warga di Kota Bima masih banyak yang belum membayar pajak kendaraan. Jika diuangkan jumlah mencapai Angka Rp 3.888.126.587,” sebut Muhammad, Jumat kemarin.

Diakui Muhammad, yang paling banyak belum membayar pajak terdapat di Kecamatan Rasanae Barat dengan jumlah 1.770 kendaraan dengan jumlah uang sebanyak Rp 1.124.732.998. Kecamatan Mpunda sejumlah 1.452 unit kendaraan dengan jumlah uang sebanyak Rp 1.117.771.218.

Kemudian di Kecamatan Raba sebanyak 1.452 unit kendaraan dengan jumlah uang sebanyak Rp 760.625.243. lalu untuk Kecamatan Asakota sebanyak 1.023 unit kendaraan atau sebanyak Rp 643.041.898. Sementara di Kecamatan Rasanae Timur sebanyak 399 unit kendaraan dengan jumlah uang sebanyak Rp 235.955.230.

“Selain kendaraan umum dan kendaraan pribadi tersebut, masih banyak juga kendaraan dinas yang masih tidak membayar pajak,” ungkapnya.

Muhammad menambahkan, jika dalam data masih ada kendaraan yang terdapat yang nunggak pajak diatas 2 tahun. Baik kendaraan umum maupun kendaraan dinas. Maka pihaknya akan melakukan penyitaan.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *