2 Tahun Pimpin Bima, Dinda – Dahlan Gelar Seminar Nasional

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pemerintah Kabupaten Bima melalui Bappeda menggelar seminar nasional dalam rangka 2 tahun kepemimpinan Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri dan Wakil Bupati Bima H Dahlan M Noer, di aula Poltek Vokasi Unram di Sondosia Kecamatan Bolo, Senin (26/2).

Seminar Nasional peringati 2 tahun kepemimpinan Dinda – Dahlan. Foto: Yadien

Seminar yang mengangkat tema “Mengoptimalkan Potensi Daerah dan Merajut Kebersamaan” itu menghadirkan tokoh nasional Hamdan Zoelva, Kadri, dan Roesham.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri saat sambutan menyampaikan, seminar dapat menjadi forum berkumpulnya pemerintah, stakeholder dan masyarakat dalam upaya menciptakan sinergitas dalam rangka perwujudan Bima Ramah.

“Ini bisa menjadi ruang interaksi dan silaturahmi bagi kita semua dalam menyatukan ide untuk membangun Bima,” ujarnya.

Kata Bupati, dirinya selaku kepala daerah selalu terbuka dan siap menerima masukan dan kritik yang membangun, kapanpun dan di manapun. Pihaknya pun selalu bersedia untuk berdialog, mendengarkan aspirasi dan mencari solusi terbaik menyelesaikan permasalahan.

“Kami tidak anti kritik dan saran, selama itu untuk membangun Kabupaten Bima. Asalkan proporsional dan tidak menghujat,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Bappeda Kabupaten Bima H Muzakir mengatakan, dari seminar tersebut pemerintah menyerap aspirasi dan gagasan yang kemudian akan dibahas, juga pada saat dilakukan Musrembang pemerintah daerah dalam waktu dekat.

“Beberapa point penting tadi akan dibahas saat musrembang,” katanya.

Soal kesimpulan dari seminar, Muzakir mengatakan pihaknya belum bisa membeberkan kesimpulannya sekarang karena harus dilakukan penyimpulan oleh timnya, baru kemudian dipublikasi.

“Nanti kami akan tulis rilisnya,” tutupnya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *