Bupati Pulang, Acara Seminar Nasional Pun Sepi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Ada pemandangan berbeda saat acara seminar nasional dalam rangka 2 tahun kepemimpinan Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri dan Wakil Bupati Bima H Dahlan M Noer, di aula Poltek Vokasi Unram di Sondosia Kecamatan Bolo, Senin (26/2). (Baca. 2 Tahun Pimpin Bima, Dinda – Dahlan Gelar Seminar)

Suasana seketika sepi saat acara Seminar Nasional. Foto: Yadien

Seminar dengan tema “Mengoptimalkan Potensi Daerah dan Merajut Kebersamaan” itu berubah menjadi sepi, setelah Bupati Bima meninggalkan ruangan. Padahal, kegiatan dimaksud menghadirkan tokoh nasional Hamdan Zoelva, Kadri, dan Roesham.

Pantauan media ini, acara tersebut awalnya terlihat sangat ramai. Saking banyaknya peserta dan undangan yang hadir, ruangan tersebut tidak cukup menampung. Akhirnya, yang hadir harus duduk di luar, di kursi beratap tenda yang disediakan oleh panitia.

Saat Bupati menyampaikan sambutan, peserta dan undangan terlihat ramai. Pada sesi awal penyampaian materi oleh narasumber, Hamdan Zoelva. Bupati masih berada di lokasi, demikian juga peserta dan tamu undangan, belum beranjak dari tempat duduk.

Waktu itu, anggota DPR RI Fahri Hamzah terlihat hadir, kemudian dipersilahkan untuk berbicara. Cukup lama menyampaikan pandangannya tentang Bima dan pembangunannya, Fahri Hamzah lalu beranjak pergi diikuti oleh Bupati Bima.

Setelah waktu istrahat atau makan siang, acara kemduian dilanjutkan kembali. Tapi miris, rupanya di dalam ruangan sudah sepi. Jumlah peserta dan udangan tidak sebanyak saat ada Bupati Bima. Bahkan beberapa orang yang menyampaikan pertanyaan kepada narasumber, sudah tidak terlihat duduk di kursi udangan.

Padahal saat itu, Hamdan Zoelva dan pemateri lain masih berada di tempat. Melanjutkan materi dan berdiskusi dengan para peserta dan undangan yang hadir.

Hingga acara itu selesai, kondisi ruangan acara seminar tidak berubah. Hanya sebagian kecil terlihat orang yang masih betah duduk dan mendengarkan materi yang disampaikan narasumber.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *