Lutfi-Feri Menang, Masjid Raya Tuntas Dalam Setahun

Kota Bima, Kahaba.- Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi Masjid Raya Al Muwahidin, Pasangan Calon Walikota-Wakil Walikota Bima H Muhammad Lutfi-Feri Sofiyan (Lutfi-Feri) berjanji akan menuntaskan pembangunan masjid kebanggaan masyarakat Kota Bima itu dalam waktu setahun memimpin bila terpilih nanti.

Calon Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan saat menyampaikan sambutan pada pertemuan terbatas di Gili Panda. Foto: Bin

“InsyaAllah kami berkomitmen hanya dalam waktu satu tahun akan menyelesaikan proses pembangunan Masjid Raya apabila dipercayakan masyarakat memimpin Kota Bima,” janji Calon Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan saat kampanye tatap muka di Lingkungan Gilipanda Kelurahan Sarae, Selasa (27/3) sore.

Komitmen pasangan calon nomor urut 2 ini bukanlah tanpa dasar, hal itu didasari keprihatinan terhadap proses pembangunan Masjid Raya Al Muwahidin yang terbengkalai sejak bertahun-tahun lamanya. Selain itu, hampir seluruh masyarakat Kota Bima menginginkan Masjid Raya sebagai ikon daerah itu dituntaskan.

“Ini soal komitmen dan nawaitu pemimpin saja. Semuanya tidak sulit jika kita punya kemauan. Karena itu, Lutfi-Feri berani menargetkan satu tahun bisa menuntaskan pembangunannya,” kata Mantan Ketua DPRD Kota Bima ini.

Selain soal masjid, Feri juga memaparkan sjumlah visi-misi untuk mewujudkan kemajuan Kota Bima 5 tahun mendatang. Diantaranya, akan menaikkan insentif guru ngaji setiap TPQ. Sebab selama ini guru ngaji hanya dihargai Rp17 ribu per satu santri dalam satu tahun.

Calon Walikota Bima HM Lutfi saat menyampaikan sambutan pada pertemuan terbatas di Gili Panda. Foto: Bin

“Ini terlalu kecil dan tidak manusiawi. Kita akan naikkan tiga kali lipat dari itu nanti. Karena tugas guru ngaji cukup berat untuk membina generasi ini,” ujarnya.

Perhatian yang sama akan diberikan kepada marbot, imam, bilal, perangkat RT dan RW dalam bentuk penambahan insentif. Lutfi-Feri juga memberi atensi besar terhadap kebutuhan dasar masyarakat di bidang kesehatan. Semua masyarakat miskin nantinya akan diberikan BPJS Kesehatan gratis.

“Kami tidak ingin lagi mendengar keluarga kita tidak dapat kartu BPJS. Kami tahu hanya sebagian yang dapat. Kalau ada keluarga kita yang sakit dan dirujuk ke Mataram pasti kesulitan,” tuturnya.

Apabila Lutfi-Feri terpilih, ia tidak ingin lagi mendengar ada yang tidak dapat BPJS. Dukungan layanan kesehatan dalam bentuk penyediaan mobil Ambulance di 38 kelurahan akan diprioritaskan.

Pasangan Lutfi – disambut meriah di Gili Panda Kelurahan Sarae. Foto: Bin

Di bidang pendidikan, pemerintah akan menyediakan beasiswa bagi pelajar tamatan SMA yang lolos tes perguruan tinggi di luar daerah hingga selesai studi. Hal ini diharapkan akan menjadi motivasi bagi pelajar untuk belajar giat dan bersaing dengan sumber daya di daerah lain. Orangtua juga tidak perlu pusing, mereka tinggal menunggu anaknya menyandang gelar sarjana.

“Kami juga punya komitmen, selama ini K2 dan Honorer tidak dihargai selama mengabdi. Gaji mereka tidak mencukupi kebutuhan. Kalau kami terpilih akan menetapkan gajinya 1 juta per bulan dan memberikan kartu BPJS Kesehatan,” janjinya.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *