Pelajar Asal Kota Bima Jadi Korban Kekerasan Seksual di Pantai Lariti

Kabupaten Bima, Kahaba.- Naas menimpa pelajar asal Kota Bima, sebut saja Bunga. Saat berada di Pantai Lariti Kecamatan Lambu bersama pacarnya, Bunga menjadi korban kekerasan seksual oleh NM (43) warga Kecamatan Lambu, Senin (26/2) sekitar Pukul 11.30 Wita.

Ilustrasi

Kanit PPA Sat Reskrim Polres Bima Kota Bripka Saiful mengatakan, awalnya korban bersama pacarnya pergi ke Pantai Lariti. Saat mereka di pantai tersebut, mereka kepergok oleh pelaku. Karena takut, pacar korban melarikan diri dan meninggalkan Bunga begitu saja.

“Saat itu pelaku hendak mengantar pulang korban, namun di tengah jalan niat jahat pelaku muncul dan menjalankan aksinya,” ujar Syaiful, Kamis (1/3).

Kanit PPA Sat Reskrim Polres Bima Kota Bripka Saiful. Foto: Deno

Aksi pelaku yang ingin meniduri korban gagal dilakukan. Karena korban menangis ketakutan, pelaku mengantar pulang. Di pinggir jalan wilayah Kecamatan Sape, Bunga dilihat oleh seorang guru dan mengantarnya pulang ke Kota Bima.

“Pelaku mengakui perbuatanya dan akan dikenakan Pasal 82 Ayat 1 UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Sedangkan pacar korban akan diperiksa sebagai saksi,” katanya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. Nur Inayah

    Mungkin bisa di revisi lagi judulnya. Itu belum termasuk kategori kekerasan seksual. Karena belum terjadi
    Bisa dikatakan ini percobaan tindakan kekerasan seksual

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *