Kades Lamere Bantah Menggelapkan Raskin

Kabupaten Bima, Kahaba.- Warga Desa Lamere Kecamatan Sape yang menduga penggelapan beras miskin (Raskin) dibantah Kepala Desa setempat. Setelah dikonfirmasi Kahaba via ponselnya, Kasman, Kepada Desa Lamere, Selasa (9/10/2012) siang ini, membantah semua tuduhan dan menjawab tak ada masalah dalam distribusi beras miskin di desanya.

Ilustrasi. Foto: viva.co.id

Saat membantah dugaan penggelapan sekitar 38 sak raskin sejak bulan Juni 2012 lalu, Kasman, menyarankan wartawan Kahaba mengkonfirmasi masalah ini ke Kepala Urusan (KAUR) Pemerintahan, Ibu Raodah. “Tak ada masalah raskin di Lamere, silahkan hubungi Ibu Raodah untuk konfirmasi lebih lanjut,” ujar Kasman singkat dan mengakhiri pembicaraan.

Ibu Raodah yang kemudian dihubungi Kahaba, menyampaikan hal yang sama. “Tak ada penggelapan dalam pembagian raskin di Desa Lamere. Semua hanyalah isu yang dimainkan pihak yang tidak puas saja,” jelasnya.

Raodah menambahkan, dari 208 sak yang diperuntukkan bagi Rumah Tangga Sasaran (RTS), semua telah dibagikan pada 10 RT yang ada di Lamere. Terkait tudingan adanya aroma nepotisme dan tidak tepat sasaran dibantah pula oleh Raodah. Menurutnya, semua pembagian raskin sudah dibagikan berdasarkan persetujuan masyarakat Lamere dan pada RTS yang sudah diajukan ke Sub Divisi Regional II Bulog Bima.

“Memang ada pro dan kontra masalah raskin di Lamere, tapi pemerintah setempat sudah bekerja sebagaimana mestinya,” jelas Raodah, Selasa, 9 Oktober 2012 via ponselnya. [BM]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *