Warga Tolonggeru Diminta Jaga dan Rawat Toleransi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Dusun Tolonggeru Desa Monggo Kecamatan Madapangga merupakan salah satu kampung multi etnis dan agama. Masyarakat secara turun temurun hidup rukun dan berdampingan dengan semua perbedaan yang ada.

Bupati Bima saat menyerahkan bantuan pertanian. Foto: Hum

Namun, ada kekuatiran dari Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri melihat maraknya informasi dan berita bohong (hoax), terutama bernuansa SARA yang beredar belakangan ini. Karena berpotensi dapat mengadu domba kerukunan antar umat beragama di Tolonggeru yang terbangun dengan baik selama ini.

Seperti dikutip dari Humas Setda Pemerintah Kabupaten Bima, melihat hal ini Bupati Bima secara khusus mengingatkan masyarakat Tolonggeru untuk tetap menjaga dan mempertahankan toleransi antar umat beragama di dusun tersebut. Serta berhati-hati dalam menyikapi informasi dan berita yang beredar.

“Saat ini banyak beredar informasi dan berita hoax yang mengadu domba antar umat beragama dan mengangkat isu SARA. Untuk itu perlu kehati-hatian dalam menyikapinya,” kata Bupati Bima saat memberikan sambutan di acara panen raya padi di So Sera Nae Dusun Tolonggeru, Rabu (7/3).

Bupati berharap agar warga selalu berkoordinasi dengan Babinsa dan Babinkantibmas serta aparat desa, RT dan RW jika mendapatkan berita dan informasi yang cenderung mengadu domba dan berbau SARA.

Panen raya ditandai dengan penyerahan bantuan bibit kedelai kepada Gapoktan Sumber Sake dan penyerahan bibit jagung kepada Ketua Kelompok Tani Sera Nae. Sekretaris Daerah, Asisten II, para pejabat Distanbun, Kepala OPD, Camat Madapangga dan Muspika turut hadir dalam kegiatan tersebut.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *