Bupati Bima Sebut Alih Fungsi Hutan Untuk Jagung Penyebab Banjir

Kabupaten Bima, Kahaba.- Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri secara blak-blakan menyebut pemicu terjadinya banjir akhir-akhir ini di Kabupaten Bima lantaran adanya alih fungsi hutan untuk penanaman jagung. Kondisi hutan menjadi gundul dan tidak ada lagi pohon yang meresap air.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri. Foto: Bin

Pernyataan ini disampaikan Bupati Bima saat memberikan sambutan pada kegiatan Panen Raya Padi di So Sera Nae Tolonggeru Desa Monggo Kecamatan Mapadangga Senin (7/3) siang. Seperti dikutip dari siaran pers Humas Setda Kabupaten Bima.

Menurut Bupati, meskipun pemerintah memberikan bibit jagung dan harga jagung saat ini menggiurkan, tetapi perlu diperhatikan aspek aspek lingkungan dan kelestarian hutan. Untuk Itu, Bupati Bima meminta kepada para camat dan Kades di Donggo, Bolo, Madapangga dan sekitarnya untuk  melakukan koordinasi berkaitan dengan masalah ini.

Selain itu, Bupati Bima juga mengimbau para petani untuk tidak menanam jagung di gunung dan hutan tutupan. Menanam  jagung boleh saja, tetapi masyarakat jangan menanam di hutan tutupan negara.

“Lihatlah sejauh mata memandang, gunung sudah gundul dan tidak lagi ada pohon yang meresap air,” ujar Umi Dinda, sapaan akrab Bupati Bima dihadapan warga Tolonggeru dan para Kelompok Tani.

Kepada masyarakat Bupati meminta agar segala sesuatu harus dikonsultasikan dengan para penyuluh sebagai konsultan para petani. Tetutama mengenai pola tanam dan jenis tanaman yang akan ditanam. Apalagi nenghadapi anomali cuaca yang tidak menentu saat ini.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. Suparman

    Cari solusinya untuk rakyat apa kebutuhan rakyat sekarang jangan hanya mengkritisi apa yang dilakukan rakyat untuk mereka hidup anda sebagai pemimpin harus jadi contoh untuk rakyat mu dan anda juga harus memberikan solusi untuk penanggulangan banjir dan untuk para petani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *