Sanksi ASN Terlibat Politik Praktis, Hanya Minta Maaf dan Tanda Tangan Surat Pernyataan

Kota Bima, Kahaba.- Setelah memanggil dan mengelarifikasi 3 oknum ASN yang terlibat politik praktis berdasarkan rekomendasi Panwascam Raba, majelis kode etik akhirnya mengeluarkan hasil keputusan terhadap pegawai pemerintah Kota Bima tersebut.

Kabid Pengembangan SDM dan Penilaian Kinerja BKPSDM Kota Bima Muhammad Rasyiddin. Foto: Bin

“3 oknum ASN yang diperiksa tersebut Camat Raba SF, Lurah Ntobo SR dan Lurah Kendo SA. Mereka telah selesai menjalani sidang mejelis kode etik beberapa hari lalu,” ujar Kabid Pengembangan SDM dan Penilaian Kinerja BKPSDM Kota Bima Muhammad Rasyiddin, Sabtu (10/3).

Rasyiddin menjelaskan, saat klarifikasi oknum ASN tersebut majelis kode etik yang terdiri dari Sekda, Kepala BKPSDM, Assisten III dan Inspektorat kemudian diputuskan 3 oknum ASN tersebut hanya dikenakan sanksi kode etik ASN. Berupa permintaan maaf, menyesali perbuatan dan menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan lagi.

Sementara oknum ASN Dinas Tata Kota dan Pemukiman MT direncanakan akan diperiksa Senin (12/3) pekan depan, karena surat rekomendasi dari Panwaslu Kota Bima baru sampai di kantor Kamis (8/3) lalu.

“Tim majelis kode etik dalam pekan ini juga masih ada agenda yang tidak bisa ditinggalkan,” katanya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. sandipanji

    wkwkwkwkwk itu seh udah hal biasa krn ASN membela atasanya… coba ASN membela lawan politik pas hukuman lebih berat……………………………….. itu seh harap maklum ya allah semoga kota bima memiliki pemimpin yg baru.. amin kami butuh perubahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *