Sampah Penyebab Air Meluap Di Cabang Kantor Walikota Bima

Kota Bima, Kahaba.- Setiap hari pegawai Dinas PUPR Kota Bima harus berurusan dengan sampah yang menumpuk dan menghalangi alur air di parit samping timur Kantor Walikota Bima. Sampah – sampah tersebut membuat air tersumbat dan meluap di jalan raya.

Pegawai Dinas PUPR saat membersihkan sampah di saluran air. Foto: Dok Dinas PUPR

“Setiap hari sampah harus dibersihkan, pagi dan sore. Jika tidak, air terus meluap ke jalan raya,” ucap Kasi Perencanaan Bidang Prasarana Sumber Daya Air (PSDA) Dinas PUPR Kota Bima Abdul Haris, Selasa (13/3).

Kata dia, air meluap di jalur itu bukan karena debet air yang besar dan kecilnya saluran. Tapi sampah yang menumpuk setiap hari.

Pihaknya pun menduga, sampah itu dibuang sembarangan oleh oknum warga Kelurahan Penatoi. Karena jalurnya, air itu dari Dam Rabasalo Penatoi kemudian mengalir hingga ke Kelurahan Sadia.

Padahal sambung Haris, beberapa waktu lalu pihaknya sudah memasang besi penyaring sampah di 8 titik. Tapi malah tidak bertahan lama, karena diambil oleh oknum warga.

“Percuma saja kita simpan besi penyaring. Tetap hilang dan sampah kembali menumpuk,” katanya.

Untuk itu, dirinya berharap kepada warga agar tidak membuang sampah di saluran tersebut. Sebab, air di jalur itu juga sangat dibutuhkan petani untuk mengairi sawah.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *